Presiden Minta Masukan Tokoh dan Ormas Islam soal Persoalan Bangsa

Rabu, 04 Feb 2026, 03:13 WIB

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengundang perwakilan sekitar 40–50 tokoh dan perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam di antaranya seperti PBNU, Muhammadiyah, dan MUI, ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta pada Selasa (3/2) siang, untuk berdiskusi membahas beragam persoalan bangsa dan terkait keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian/Board of Peace (BoP) Gaza.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis kepada wartawan saat dihubungi di Jakarta, Selasa pagi, membenarkan undangan terkait pertemuan dengan Presiden Prabowo hari ini. “Ya saya juga diundang siang ini. Yang sampai ke saya (informasinya agenda pertemuan diskusi) tentang BoP,” ungkap Kiai Cholil menjawab pertanyaan wartawan.

Ket. Foto: Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) M. Cholil Nafis. — Sumber: Antara

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU) Saifullah Yusuf, yang juga Menteri Sosial RI, juga membenarkan undangan terkait pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana siang ini. “Iya benar ada agenda tersebut jam 14.00 WIB,” kata Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah, menjawab pertanyaan wartawan.

Kemudian, Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti juga membenarkan undangan terkait agenda pertemuan di Istana bersama Presiden Prabowo siang ini. “Dari Muhammadiyah akan hadir Prof. Syafiq Mughni dan saya,” kata Abdul Mu’ti menjawab pertanyaan wartawan. Prof. Syafiq A. Mughni saat ini menjabat sebagai Ketua PP Muhammadiyah.

Dewan Perdamaian Gaza resmi diluncurkan pada sela-sela acara World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. Peluncuran Board of Peace dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump Jr., dan dihadiri oleh sejumlah pemimpin negara anggota termasuk Presiden Prabowo Subianto.

Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo turut menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani piagam pembentukan Board of Peace Gaza. “Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza,” kata Presiden Prabowo menjawab pertanyaan wartawan selepas menghadiri acara peluncuran Dewan Perdamaian di Davos, Swiss, Kamis.

Menurut Prabowo, negara-negara yang tergabung dalam Dewan Perdamaian adalah mereka yang ingin membantu rakyat Palestina di Gaza. Negara-negara itu juga mereka yang menghendaki adanya perdamaian di Gaza.

Selain Indonesia, negara-negara lain yang juga menandatangani piagam Dewan Perdamaian itu, antara lain Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Jordania, Kazakhstan, Republik Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab (UAE), dan Uzbekistan.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden RI, mengungkap isi pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah ormas Islam dan tokoh muslim Indonesia membahas beragam persoalan bangsa.

“Ini adalah pertemuan yang sebenarnya rutin ya, beberapa waktu yang lalu juga pernah dilakukan oleh Bapak Presiden. Nah, hari ini Beliau (Presiden) berkesempatan untuk kembali berdiskusi dengan para tokoh Islam untuk meng-update perkembangan-perkembangan baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” kata Prasetyo Hadi, Selasa.

Dalam pertemuan yang sama, Pras melanjutkan Presiden Prabowo juga memanfaatkan pertemuan tersebut sebagai forum diskusi untuk menampung masukan-masukan dari tokoh-tokoh dan ormas-ormas Islam. Ant/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.