Bulungan Canangkan Gerakan Bahasa Isyarat di Sekolah dan Layanan Publik

Senin, 17 Nov 2025, 10:30 WIB

 Pemerintah Kabupaten Bulungan di Provinsi Kalimantan Utara meluncurkan Gerakan Bulungan Berbahasa Isyarat (GERBANG BISA) untuk mempromosikan penggunaan bahasa isyarat di lingkungan pendidikan dan fasilitas pelayanan publik.

Pada acara peluncuran gerakan di Tanjung Selor, Minggu, Bupati Bulungan Syarwani bersama para peserta acara mengikuti sesi pengenalan bahasa isyarat dasar dengan panduan tutor dari Yayasan Faqih Hasan Center. 

Ket. Foto: Bupati Bulungan Syarwani bersama para pemangku kepentingan terkait meluncurkan Gerakan Bulungan Berbahasa Isyarat (GERBANG BISA) di Tanjung Selor — Sumber: Antara Foto

"Gerakan membangun Bulungan berbahasa isyarat adalah bagian dari upaya memastikan tidak ada diskriminasi dalam penyelenggaraan pendidikan. Semua anak yang memiliki kebutuhan khusus harus mendapat kesempatan yang sama," kata Bupati Bulungan.

Menurut dia, pelaksanaan gerakan itu juga ditujukan untuk memastikan seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, bisa mengakses layanan pendidikan dan layanan publik yang lain.

GERBANG BISA digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan bersama Yayasan Faqih Hasan Center untuk mempromosikan penggunaan bahasa isyarat di lingkungan pendidikan dan instansi pelayanan publik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan Suparmin menyampaikan bahwa GERBANG BISA mencakup pelatihan instruktur bahasa isyarat dan promosi penggunaan bahasa isyarat di lingkungan sekolah.

"Kita ingin guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik mengenal bahasa isyarat dasar. Ini penting untuk memberikan ruang aman dan ramah bagi anak-anak dan masyarakat tuna rungu."

  • GERBANG BISA

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.