Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamen Ekraf Tekankan Peran Musik Dalam Perkuat Ekonomi Kreatif

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 16:46 WIB | Oleh:
Wamen Ekraf Tekankan Peran Musik Dalam Perkuat Ekonomi Kreatif Doc: ANTARA/HO-Kemenekraf
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar saat menghadiri konser Andien di Jakarta, pada Sabtu (15/11).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menekankan bahwa subsektor musik merupakan kekuatan strategis dalam mengakselerasi ekonomi kreatif.

Usai menghadiri konser perayaan 25 tahun perjalanan musikal Andien, di Jakarta pada Sabtu malam, Wamen Ekraf Irene mengatakan bahwa musik bukan sekadar hiburan, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

“Musik adalah jembatan kolaborasi. Di panggung seperti ini kita melihat pertemuan talenta, teknologi, dan kreativitas lintas disiplin yang menghasilkan nilai ekonomi," kata Irene dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (16/11).

Irene menyoroti konser berskala besar menjadi indikator penting ketangguhan ekosistem kreatif Indonesia.

Ia menilai bagaimana rangkaian produksi mulai dari karya musik, desain panggung, tata artistik, fesyen, teknologi pertunjukan, hingga manajemen intelektual menampilkan rantai nilai kreatif yang saling terhubung dan terus bertumbuh.

Irene juga menegaskan bahwa keberhasilan pertunjukan konser menjadi contoh nyata bagaimana musik mampu menggerakkan nilai ekonomi, sosial, dan budaya sekaligus.

Ia kembali menekankan pentingnya penguatan kolaborasi hexahelix antara pemerintah, pelaku industri, komunitas, akademisi, media, dan mitra internasional sebagai fondasi untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Sebagai upaya mempercepat pertumbuhan sektor musik, Kementerian Ekraf terus memperkuat berbagai inisiatif strategis, mulai dari peningkatan kompetensi pelaku kreatif, penguatan rantai pasok, hingga kolaborasi lintas sektor dan kemitraan global sebagai bagian dari strategi menuju Indonesia Emas 2045.

“Inilah ekosistem kreatif yang ingin kita bangun. Kuat, kolaboratif, dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi dan peningkatan kapasitas pelaku kreatif, kita membuka peluang yang lebih besar bagi talenta Indonesia untuk naik kelas dan menembus pasar internasional,” ujar Irene. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.