Melalui Program BPBL Warga Fakfak Kini Nikmati Listrik, Ungkit Pertumbuhan
Minggu, 16 Nov 2025, 16:13 WIBJAKARTA - Bagi ratusan keluarga di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, harapan untuk menikmati listrik secara mandiri di rumah mereka kini menjadi kenyataan. Beban biaya pemasangan, yang sebelumnya menjadi kendala utama, kini terangkat berkat hadirnya program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari pemerintah.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia hadir langsung di Fakfak, Minggu (16/11), untuk meresmikan penyalaan 100 penerima BPBL pertama di kabupaten tersebut.
Dalam sambutannya, Menteri Bahlil menyoroti fakta bahwa program BPBL nasional yang telah berjalan sejak 2022 dan menjangkau 367.210 rumah tangga, baru benar-benar menyentuh Kabupaten Fakfak pada tahun 2024. Data Kementerian ESDM mencatat, realisasi BPBL di Fakfak baru dimulai tahun lalu dengan capaian 102 rumah tangga.
Peresmian 100 rumah tangga hari ini, yang tersebar di 10 kecamatan, menandai percepatan signifikan. Ini adalah bagian dari target 292 rumah tangga di Fakfak yang akan menerima bantuan tahun ini, dari total 4.550 rumah tangga untuk Provinsi Papua Barat.
Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa program ini adalah wujud keadilan energi dan amanat konstitusi. Ia menekankan, dampak terbesar dari program ini adalah mengangkat beban finansial masyarakat yang sebelumnya tidak mampu menyambung listrik.
"Melalui BPBL, masyarakat sekarang dapat menikmati akses listrik yang layak tanpa harus memikirkan biaya pemasangan, yang selama ini menjadi kendala," ujar Bahlil ujar Bahlil dikutip dari laman esdm.go.id
Menteri ESDM merinci, bantuan ini bukan sekadar instalasi, tetapi tiket untuk kehidupan yang lebih baik. Di Fakfak yang kaya akan potensi kelautan, listrik akan membuka peluang ekonomi baru, seperti pemanfaatan cold storage untuk "pengelolaan hasil tangkapan laut".
Selain itu, Bahlil juga menyentuh aspek sosial yang paling mendasar, yaitu pendidikan generasi penerus. "Penyediaan listrik ini juga memberikan dukungan optimal untuk kegiatan belajar anak-anak di rumah," lanjutnya.
Bantuan yang diterima warga ini sangat nyata dan lengkap. Setiap rumah tangga mendapatkan instalasi listrik lengkap mencakup 3 titik lampu, 1 kotak kontak, Sertifikat Laik Operasi (SLO), penyambungan ke jaringan PLN dengan daya 900 VA, serta token listrik perdana sebesar Rp100.000.
"Dengan listrik yang menyala di setiap rumah, kita tidak hanya menerangi ruang-ruang keluarga, tetapi juga menerangi masa depan anak-anak kita, membuka pintu peluang usaha baru, dan memperkuat daya saing daerah," tutup Bahlil.
Untuk memastikan program ini berjalan berkelanjutan dan pelayanan kelistrikan semakin andal, dalam kesempatan yang sama Menteri Bahlil juga meresmikan peningkatan status kantor PLN di Fakfak dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) menjadi Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3).
- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
- Fakfak
- Program Bantuan Pasang Baru Listrik
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Kejar Target Lifting Minyak 610 Ribu Barel di 2026, Ini Jurus Bahlil atasi Masalah Produksi
-
Menteri Bahlil Tegaskan, Perjanjian Dagang dengan AS Tidak Tambah Kuota Impor Energi
-
Cuaca Ekstrem Hantam Bekasi, 27 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung
-
Harga Minyak Melonjak, Menteri Bahlil Tegaskan: Tak Ada Kenaikan Harga BBM Bersubsidi
-
Dinkes Kudus: Siswa Terdampak Keracunan MBG Bertambah Jadi 118 Orang
-
Bantu Warga, Pemkab Bekasi Distribusikan Ribuan Paket Pangan Subsidi
-
Jakarta Sepi, Jalan Layang MBZ Mulai Melandai H-1 Lebaran, Pemudik Terakhir Menang Banyak?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.