Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Dorong Harmonisasi Nasional dalam Pembentukan TFFF

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 16:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Dorong Harmonisasi Nasional dalam Pembentukan TFFF Doc: Antara
Ket. Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim Haruni Krisnawati mewakili Kementerian Kehutanan menghadiri TFFF Informal Meeting: Exchange Initial Views on the Forthcoming Steps Related to the Establishment of both the TFFF and the Tropical Forest Investment Fund (TFIF) di Blue Zone, Belém, Brazil.

Jakarta - Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim Haruni Krisnawati menekankan pentingnya harmonisasi nasional terkait dengan rencana pembentukan kelembagaan Tropical Forest Finance Facility (TFFF).

Hal tersebut disampaikan Haruni mewakili Kementerian Kehutanan saat menghadiri TFFF Informal Meeting: Exchange Initial Views on the Forthcoming Steps Related to the Establishment of both the TFFF and the Tropical Forest Investment Fund (TFIF) di Blue Zone, Belém, Brazil.

Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut rencana pembentukan kelembagaan TFFF dan TFIF pascapeluncurannya pada 6 November 2025. Pertemuan dihadiri oleh perwakilan dari Brazil, Indonesia, Jerman, Norwegia, dan Perancis.

Dalam keterangan di Jakarta, Minggu, Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Brazil sebagai inisiator TFFF, serta menyambut baik inisiatif global tersebut sebagai upaya untuk menghimpun pendanaan bagi perlindungan hutan tropis.

"Indonesia menegaskan bahwa mekanisme yang sedang dikembangkan perlu tetap selaras dengan prioritas nasional dan arsitektur iklim yang sudah ada, agar implementasinya efektif dan berkelanjutan," ujar Haruni.

Indonesia juga menyampaikan bahwa saat ini pemerintah sedang melakukan koordinasi internal lintas kementerian, dipimpin oleh kementerian koordinator, untuk mendiskusikan tata kelola dan struktur kelembagaan TFFF yang paling sesuai dengan kepentingan nasional.

"Proses ini penting untuk memastikan harmonisasi dengan kebijakan nasional, menghindari tumpang tindih dengan lembaga yang sudah ada, serta menjamin kejelasan peran dan tanggung jawab dalam pelaksanaannya," kata Haruni.

Pada kesempatan yang sama, Indonesia menegaskan bahwa negara sudah memiliki Sistem Monitoring Hutan Nasional (Simontana) sebagai dasar pemantauan hutan tropis. Indonesia terus melakukan penyesuaian dan harmonisasi metodologi, termasuk definisi, sumber data, pelaporan, transparansi, serta verifikasi, untuk memastikan keselarasan penuh dengan mekanisme TFFF dan memenuhi kriteria kelayakan yang ditetapkan.

Indonesia menantikan dialog lanjutan dan kolaborasi erat dengan seluruh mitra dalam proses penyempurnaan desain TFFF dan TFIF. Indonesia berkomitmen untuk memastikan bahwa inisiatif itu memberikan dampak nyata bagi perlindungan hutan tropis sambil tetap mempertahankan keselarasan dengan sistem dan prioritas nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.