Demonstrasi Besar di Manila, Militer Filipina Pastikan Stabilitas dan Kepatuhan Hukum

Minggu, 16 Nov 2025, 20:47 WIB

ANKARA - Angkatan Darat dan Laut Filipina menegaskan kembali kesetiaan mereka kepada konstitusi dan kepemimpinan sipil di tengah beredarnya rumor destabilisasi terkait dua demonstrasi besar di Metro Manila.

Komandan Angkatan Darat Letnan Jenderal Antonio Nafarrete, dalam sebuah pernyataan, mengatakan bahwa militer sepenuhnya mendukung persatuan dan penghormatan terhadap kepemimpinan sipil, menurut media lokal ABS-CBN.

Ket. Foto: — Sumber: SCMP

“Seiring beredarnya spekulasi yang tidak berdasar, kami sepenuhnya mendukung dan menaati komitmen Angkatan Bersenjata Filipina terhadap integritas, persatuan, dan penghormatan terhadap otoritas sipil,” kata Nafarrete.

Ia mengatakan bahwa Angkatan Darat siap membantu polisi dalam menjaga ketertiban umum tetapi tetap “berfokus teguh” pada tugas-tugas pertahanan eksternal.

“Kami dengan tegas menolak tindakan yang melanggar hukum dan inkonstitusional yang akan merusak keamanan dan stabilitas nasional kami,” ujarnya.

Pernyataannya ini muncul menjelang dua demonstrasi besar di Manila dan Kota Quezon, yang akan berlangsung dari Minggu hingga Selasa.

Aksi unjuk rasa di Kota Quezon, yang diselenggarakan oleh United People’s Initiative—sebuah kelompok yang dipimpin oleh pensiunan perwira militer—bertujuan untuk menegakkan nilai-nilai demokrasi dengan menyerukan akuntabilitas dan transparansi yang lebih besar dalam pemerintahan.

Kepala Staf Angkatan Laut, Wakil Laksamana Jose Ma. Ambrosio Ezpeleta, juga mendesak penyelenggara aksi unjuk rasa untuk memastikan keselamatan para peserta dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap disinformasi yang berbahaya.

Bulan lalu, Panglima Angkatan Bersenjata Filipina, Jenderal Romeo Brawner Jr., mengatakan bahwa ia telah menolak seruan untuk melakukan kudeta terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr. selama protes bulan September yang menentang dugaan korupsi.

Brawner mengatakan beberapa pensiunan perwira militer telah mendekatinya untuk menyingkirkan Marcos, tetapi ia akhirnya menolak tawaran mereka.

Pada bulan September, ribuan orang menggelar protes di berbagai wilayah Filipina, termasuk ibu kota Manila, menentang dugaan korupsi.

Aksi unjuk rasa meletus setelah terdeteksi penipuan massal dalam sekitar 9.855 proyek pengendalian banjir yang bernilai lebih dari 545 miliar peso (sekitar Rp158,8 triliun).

Para pengunjuk rasa menuntut pertanggungjawaban dari politisi yang korup, penerbitan pernyataan yang merinci aset, kewajiban, dan kekayaan bersih, serta penandatanganan pengabaian kerahasiaan bank oleh semua pejabat pemerintah.

Sumber: Anadolu

  • philippines peso

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.