Tekanan Pasar Menguat, BI Laporkan Modal Asing Keluar Rp3,79 Triliun

Jumat, 14 Nov 2025, 22:50 WIB

JAKARTA – Bank Indonesia mencatat keluarnya modal asing bersih sebesar Rp3,79 triliun pada periode 10–13 November 2025, menandakan meningkatnya tekanan terhadap pasar keuangan domestik.

Arus keluar ini menunjukkan sikap hati-hati investor global di tengah ketidakpastian eksternal, seperti ekspektasi perubahan suku bunga global dan volatilitas pasar obligasi internasional.

Ket. Foto: Petugas keamanan melakukan penjagaan di kawasan Gedung Bank Indonesia, Jakarta. — Sumber: ANTARA FOTO/ Muhammad Adimaja

Di dalam negeri, pelemahan rupiah dan kenaikan imbal hasil SBN turut memicu penyesuaian portofolio asing.

Jika tren outflow berlanjut, biaya pendanaan pemerintah dan korporasi dapat meningkat, sementara stabilitas nilai tukar berpotensi tertekan.

Karena itu, respons kebijakan yang kredibel serta komunikasi pasar yang kuat menjadi penting untuk menjaga kepercayaan investor dan mengurangi volatilitas lebih lanjut.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (14/11), merinci terdapat modal asing masuk bersih di pasar saham sebesar Rp3,92 triliun.

Namun, terdapat modal asing keluar bersih di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) masing-masing sebesar Rp6,33 triliun dan Rp1,39 triliun. Dengan demikian, modal asing keluar bersih menjadi sekitar Rp3,79 triliun.

Sejak awal tahun ini hingga 13 November 2025, modal asing keluar bersih di pasar saham, SBN, dan SRBI masing-masing sebesar Rp37,24 triliun, Rp6,45 triliun, dan Rp140,40 triliun.

Premi risiko investasi (credit default swaps/CDS) Indonesia 5 tahun tercatat turun dari 76,05 bps per 7 November 2025 menjadi 73,51 basis poin (bps) per 13 November 2025.

Nilai tukar rupiah dibuka menguat di level Rp16.690 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (14/11), dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan Kamis (13/11) yang berada di level Rp16.720 per dolar AS.

Adapun indeks dolar AS (DXY) tercatat melemah ke level 99,16 pada akhir perdagangan Kamis (13/11).

DXY merupakan indeks yang menunjukkan pergerakan dolar AS terhadap enam mata uang negara utama antara lain euro, yen Jepang, pound Inggris, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss.

Imbal hasil atau yield SBN 10 tahun stabil di level 6,12 persen pada Jumat (14/11) dibandingkan Kamis (13/11).

Sementara imbal hasil US Treasury Note 10 tahun naik ke level 4,119 persen pada akhir perdagangan Kamis (13/11).

Bank Indonesia pun terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.