PBB: Kekacauan di Haiti Dekati Titik Tak Bisa Kembali

Rabu, 23 Apr 2025, 02:15 WIB

NEW YORK - Haiti, tempat kekerasan geng yang merajalela telah melonjak dalam beberapa pekan terakhir, mendekati titik tidak bisa kembali yang mengarah ke kekacauan total. Hal itu dikemukakan oleh perwakilan khusus PBB untuk negara di Karibia yang bermasalah itu pada Senin (21/4).

“Ketika kekerasan geng terus menyebar ke daerah-daerah baru di negara itu, warga Haiti mengalami tingkat kerentanan yang meningkat dan meningkatnya skeptisisme tentang kemampuan negara untuk menanggapi kebutuhan mereka,” kata Maria Isabel Salvador kepada Dewan Keamanan PBB.

Ket. Foto: Perwakilan khusus PBB untuk Haiti, Maria Isabel Salvador. — Sumber: Istimewa

“Haiti bisa menghadapi kekacauan total,” imbuh dia seraya menambahkan bahwa bantuan internasional sangat dibutuhkan untuk menghindari nasib itu.

Salvador mengutip wabah kolera dan kekerasan berbasis gender di samping situasi keamanan yang memburuk, terutama di Ibu Kota Port-au-Prince, dengan pihak berwenang berjuang untuk mengatasinya.

Haiti menghadapi ketidakstabilan politik yang parah sejak petak-petak negara itu berada di bawah kendali geng-geng bersenjata saingan yang melakukan pembunuhan, pemerkosaan, dan penculikan yang meluas. Kelompok-kelompok bersenjata ini telah berjuang untuk menguasai Port-au-Prince dan bentrokan semakin meningkat ketika geng-geng saingan berusaha untuk membangun wilayah baru.

Pasukan pimpinan Kenya yang disahkan oleh PBB pun telah gagal untuk memukul mundur geng. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.