Gila! NBA Ubah Format All-Star 2026, Jadi Adu Amerika vs Dunia

Rabu, 12 Nov 2025, 22:08 WIB

JAKARTA - National Basketball Association (NBA) memperkenalkan format baru untuk NBA All-Star Game 2026 yang akan mempertemukan tim Amerika Serikat melawan tim Dunia.

Pertandingan bersejarah ini akan digelar di Intuit Dome, markas Los Angeles Clippers, pada 15 Februari 2026 waktu setempat, menghadirkan rivalitas segar antara bintang NBA asal AS dan pemain internasional terbaik dari seluruh dunia.

Ket. Foto: Arsip - Pebasket dari tim Giannis Ja Morant (12) melakukan tip-off pembuka untuk memulai pertandingan NBA All-Star 2023 melawan tim LeBron, di Vivint Arena, Salt Lake City, UT, Amerika Serikat, Minggu (18/2). Tim Giannis berhasil mengalahkan Tim LeBron 184-175. — Sumber: ANTARA

Berdasarkan laman NBA yang dikutip di Jakarta, Rabu, pertandingan tahunan tersebut akan digelar di Intuit Dome, yang merupakan markas Los Angeles Clippers di Inglewood, California, Amerika Serikat, pada Minggu, 15 Februari 2026, pukul 17.00 waktu setempat.

Dalam format terbaru itu, dua tim berisi pemain asal AS dan satu tim berisi pemain internasional atau dari berbagai negara (tim Dunia) akan bertarung dalam turnamen dengan sistem single round-robin yang terdiri dari empat pertandingan berdurasi 12 menit.

Setiap tim akan diperkuat minimal delapan pemain. Sebanyak 24 pemain All-Star akan dipilih tanpa memandang posisi.

Lima starter dari masing-masing tim akan dipilih melalui suara penggemar (50 persen), pemain NBA (25 persen), dan media (25 persen). Sementara tujuh pemain cadangan dari tiap konferensi akan ditentukan oleh pelatih kepala NBA.

Proses pembagian pemain ke dalam dua tim AS akan diumumkan kemudian. Jika hasil pemungutan suara tidak menghasilkan 16 pemain asal AS dan delapan pemain internasional, Komisaris NBA Adam Silver akan menunjuk pemain tambahan agar jumlah minimal tersebut terpenuhi.

Format pertandingan akan dimulai dengan laga antara tim A dan tim B. Pemenang laga tersebut akan menghadapi tim C dan sebelumnya tim yang kalah di pertandingan pertama, akan melawan tim C terlebih dahulu pada gim ketiga. Dua tim dengan rekor terbaik akan bertemu di laga final.

Apabila ketiga tim mencatat rekor 1-1 setelah fase round-robin, maka selisih poin dari dua pertandingan akan digunakan sebagai penentu tim yang melaju ke final.

  • nba
  • nba all-star
  • intuit dome

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.