Catat Lokasinya! Pemprov DKI dan Bulog Gelar Pasar Murah di 8 Kecamatan Jakarta Barat

Selasa, 11 Nov 2025, 18:30 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (PPKUKM) bekerja sama dengan Perum Bulog akan menggelar pasar murah di delapan kecamatan wilayah Jakarta Barat mulai Selasa (11/11/2025). Program ini hadir untuk membantu warga mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau di tengah tingginya harga beras di pasaran.

Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Barat, Iqbal Idham Ramid, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil monitoring dan evaluasi nasional terkait harga beras yang masih tinggi di wilayah Jakarta Barat.

Ket. Foto: — Sumber: ANTARA

“Karena dalam monitoring dan evaluasi (monev) tingkat nasional, harga beras di wilayah Jakarta Barat masih tinggi. Makanya perlu distabilkan dengan pasokan beras dengan harga murah,” ujar Iqbal, Senin (10/11/2025).

Menurutnya, pasar murah akan digelar secara simultan di beberapa kecamatan dengan jadwal bergiliran agar bisa menjangkau masyarakat lebih luas. Warga dapat membeli bahan pokok seperti beras SPHP seharga Rp62.000 per lima kilogram, minyakita Rp15.700 per liter, dan minyak Tropical Rp40.000 per dua liter.

“Sudah diinformasikan kepada para lurah di wilayah Kecamatan Kalideres untuk mensosialisasikan kegiatan pasar murah. Diharapkan warga bisa datang untuk membeli kebutuhan pokok di tengah tingginya harga beras dan sejumlah kebutuhan lainnya,” ujar Rennie.

Berikut daftar lokasi dan jadwal pelaksanaan pasar murah di delapan kecamatan Jakarta Barat:

1. Kecamatan Kalideres
Pasar murah pertama akan digelar di Kantor Sementara Kecamatan Kalideres, Jalan Bedugul RW 12. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, dan warga dapat membeli bahan pokok langsung di lokasi dengan harga di bawah pasaran.

Kepala Satuan Pelaksana PPKUKM Kalideres, Rennie Puspitasari, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan lurah setempat untuk memastikan informasi tersampaikan ke warga.

2. Kecamatan Kebon Jeruk
Pasar murah juga akan hadir di wilayah Kebon Jeruk secara bersamaan dengan pelaksanaan di Kalideres. Warga sekitar bisa mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau tanpa harus jauh-jauh ke pasar tradisional.

Kegiatan ini digelar di area publik yang mudah diakses warga agar partisipasi masyarakat meningkat dan distribusi beras SPHP bisa lebih merata.

3. Kecamatan Grogol Petamburan
Setelah dua kecamatan pertama, pasar murah akan dilanjutkan di Kecamatan Grogol Petamburan pada 14 November 2025. Lokasi kegiatan dipilih di titik strategis agar memudahkan warga sekitar untuk membeli bahan pokok tanpa antre panjang.

4. Kecamatan Tambora
Masih di tanggal yang sama, Kecamatan Tambora juga menjadi lokasi berikutnya dalam rangkaian pasar murah. Pemerintah memastikan stok beras SPHP dan minyak goreng cukup untuk memenuhi kebutuhan warga selama acara berlangsung.

5. Kecamatan Palmerah
Selanjutnya, kegiatan akan bergeser ke Kecamatan Palmerah, dengan target utama masyarakat menengah ke bawah yang terdampak langsung kenaikan harga beras. Pasar murah ini diharapkan menjadi solusi jangka pendek untuk menjaga daya beli masyarakat.

6. Kecamatan Kembangan
Pasar murah juga akan hadir di Kecamatan Kembangan, salah satu wilayah dengan tingkat kebutuhan pangan tinggi. Warga dapat membeli bahan pokok dengan harga yang distabilkan oleh Bulog melalui kerja sama dengan PPKUKM.

7. Kecamatan Cengkareng
Di wilayah Cengkareng, kegiatan pasar murah akan berlangsung dengan melibatkan perangkat kelurahan dan masyarakat sekitar. Pemerintah menargetkan distribusi bahan pokok bisa menjangkau seluruh RW yang membutuhkan.

8. Kecamatan Taman Sari
Penutupan rangkaian pasar murah akan berlangsung di Kecamatan Taman Sari. Acara ini akan menjadi momen penting untuk memperkuat kolaborasi antara Pemprov DKI dan Bulog dalam menjaga ketahanan pangan wilayah Jakarta Barat.

Program pasar murah ini tidak hanya menekan harga pangan, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pangan nasional. Kegiatan tersebut diharapkan bisa menjaga stabilitas harga beras dan minyak goreng menjelang akhir tahun, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Dengan digelarnya pasar murah di delapan kecamatan ini, Pemprov DKI berharap masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan bahan pangan tanpa terbebani lonjakan harga. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi di Ibu Kota.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.