Menteri Koperasi: Anggaran Pembangunan Setiap Koperasi Desa Capai Rp2,5 Miliar

Jumat, 07 Nov 2025, 01:00 WIB

Jakarta - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan bahwa kebutuhan anggaran untuk pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar per lokasi.

“Ya sekitar Rp2,5 miliar. Itu pembangunan fisiknya, kelengkapannya, sarana pendukung, termasuk kendaraan operasional. Itu sudah murah, lebih murah dari rata-rata,” kata Ferry di Jakarta, Kamis (6/11).

Ket. Foto: Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kedua kiri) bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto (kedua kanan), Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita (kanan) dan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota (kiri) di Wanajaya, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (17/10). — Sumber: Antara

Ferry menyebut saat ini sebanyak 7.923 titik kopdes telah mulai dibangun infrastruktur fisiknya secara serentak.

Ia menyebut seluruh pembangunan tersebut telah memperoleh persetujuan pembiayaan dari bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dengan plafon kredit Rp3 miliar per unit koperasi.

Sebagian dari plafon tersebut digunakan untuk investasi fisik, sementara sisanya dialokasikan untuk modal kerja.

Adapun infrastruktur yang dibangun terdiri dari tujuh gerai wajib, yakni kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, gudang penyimpanan dingin (cold storage), dan sarana logistik, termasuk gudang.

Skema pembiayaan disalurkan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), yang ditugaskan melaksanakan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Kopdes/Kel Merah Putih.

Ferry menyebutkan, termin pertama senilai hampir Rp600 miliar telah dicairkan oleh Agrinas kepada para pelaksana di lapangan sebagai uang muka.

Pemerintah menargetkan percepatan pembangunan dalam dua bulan ke depan. Pada November, data tanah yang masuk diharapkan mencapai 40.000 bidang, dengan 20.000 titik mulai dibangun.

Pada Desember ditargetkan 40.000–50.000 titik pembangunan baru, dan total tanah terdata bisa menembus 80.000 bidang. Seluruh pembangunan fisik Kopdes/Kel Merah Putih ditargetkan rampung pada Maret 2026.

  • Koperasi Desa

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.