Korsel dan AS Gelar Latihan Militer Freedom Shield

Selasa, 10 Mar 2026, 02:10 WIB

SEOUL - Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) pada Senin (9/3) memulai latihan militer tahunan mereka untuk mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan situasi darurat di Semenanjung Korea.

Menurut otoritas, latihan Freedom Shield akan berlangsung hingga 19 Maret dan akan mencakup skenario ancaman dari konflik yang terjadi baru-baru ini.

Ket. Foto: Kolonel Jang Do-young (kiri), direktur urusan publik Kepala Staf Gabungan Korsel, dan Kolonel Ryan Donald, direktur urusan publik Komando Pasukan Gabungan dan Pasukan AS di Korea, berpose selama konferensi pers di Kementerian Pertahanan di Seoul pada 25 Februari lalu. Pada Senin (9/3) Korsel dan AS memulai latihan militer tahunan Freedom Shield. — Sumber: AFP/JUNG YEON-JE

Sekutu juga diharapkan fokus pada penilaian dan verifikasi apakah kondisi telah terpenuhi untuk transfer kendali operasional perang dari AS ke Korea Selatan.

“Sekitar 18.000 tentara ikut serta dalam latihan ini, serupa dengan tahun lalu,” lapor kantor berita KBS, Senin.

Namun jumlah latihan lapangan yang melibatkan pergerakan pasukan sebenarnya telah dikurangi menjadi 22 dari 51 tahun lalu.

Penyesuaian ini tampaknya mencerminkan pandangan di dalam pemerintah bahwa latihan-latihan tersebut harus disesuaikan untuk menciptakan kondisi bagi dimulainya kembali dialog antara AS dan Korea Utara (Korut) menjelang rencana kunjungan Presiden AS, Donald Trump, ke Tiongkok pada 31 Maret hingga 2 April mendatang. SB/KBS/I-1

  • korean won
  • us dollar

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.