• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Supermoon November Terliha...

Supermoon November Terlihat Lebih Besar, Lebih Terang, dan Lebih Dekat!

Kamis, 06 Nov 2025, 08:48 WIB

JAKARTA - Bulan yang terang terlihat sedikit lebih besar dan lebih terang pada Rabu (5/11) malam selama supermoon terdekat tahun ini.

Mengutip Space.com, bulan purnama November dikenal sebagai "Bulan Berang-berang" di Amerika Utara, merujuk pada waktu di mana berang-berang menjadi lebih aktif saat mereka bersiap menghadapi musim dingin. Bulan ini juga dikenal sebagai Bulan Beku, menurut Almanak Petani.

Ket. Foto: Bulan purnama muncul di samping Bank Sentral Eropa di Frankfurt, Jerman, Rabu, 5 November 2025. — Sumber: AP

Pada Rabu (5/11) malam, Bulan mencapai fase bulan purnamanya pada pukul 20.19 WIB, beberapa jam sebelum mencapai titik terdekatnya dengan Bumi dalam orbit elips 27 harinya — sebuah peristiwa yang dikenal oleh para astronom sebagai perigee. Dengan demikian, bulan November menjadi "supermoon" terbesar dan paling terang tahun ini.

Meskipun bukan istilah astronomi resmi, supermoon dianggap terjadi ketika bulan purnama berada dalam 90 persen perigee dan dapat tampak hingga 14% lebih besar dan 30% lebih terang daripada bulan purnama yang terjadi di sekitar apogee, saat satelit alami berada pada titik terjauhnya dari Bumi dalam siklus orbitnya.

Supermoon dapat disaksikan di hampir semua negara, tak terkecuali di Indonesia. Di ufuk timur saat matahari terbenam pada tanggal 5 November, cakram bulan terlihat sepenuhnya bersinar terang di langit senja dekat dengan bintang-bintang di konstelasi Aries. Bulan tampak lebih besar saat dekat dengan horizon dan berwarna kuning-oranye, karena partikel-partikel di atmosfer Bumi menyebarkan panjang gelombang yang lebih biru dari cahaya pantulannya.

Bulan purnama November terjadi satu malam setelah puncak hujan meteor Taurid Selatan, yang dikenal menghasilkan bintang jatuh "bola api" yang dramatis. Meteor yang terkait dengan hujan meteor ini akan tampak berasal dari rasi bintang Taurus, yang dapat ditemukan di kiri bawah cakram bulan pada 5 November.

Para fotografer berlomba-lomba mengabadikan Supermoon November yang tampak lebih besar, lebih terang dan lebih dekat.

  • Fenomena Supermoon

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.