Dukungan Perbankan Krusial bagi Program Rumah Subsidi, Ungkap Menteri PKP

Jumat, 27 Jun 2025, 01:05 WIB

Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menyatakan dukungan perbankan menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan program rumah subsidi.

Pernyataannya itu merespons dukungan Bank Mandiri dalam upaya menyalurkan pembiayaan rumah subsidi melalui skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Ket. Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara). — Sumber: Antara

"Itu bagus, ya. Saya senang Bank Mandiri mendukung program Tiga Juta Rumah," kata Ara usai penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian PKP, Bank Mandiri, dan BP Tapera di Jakarta, Kamis (26/6).

Menurut dia, langkah Bank Mandiri tersebut merupakan wujud konkret sinergi antara perbankan dan Pemerintah.

Sinergi itu, kata dia, bukan hanya menyoal pembiayaan, tetapi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan masyarakat bisa memiliki hunian yang layak kepada masyarakat.

"Itu namanya tim. Presiden RI Prabowo Subianto selalu mengajarkan bahwa tim harus kompak, kabinet kompak," ujar dia.

Untuk diketahui, Bank Mandiri menambah kuota pembiayaan rumah subsidi melalui skema FLPP menjadi 25.000 unit pada tahun ini dari sebelumnya 7.000 unit pada tahun lalu.

"Alokasi tahun ini kami diberikan kuota paling besar, yakni 25.000 unit," kata Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi.

Salah satu bentuk penyaluran FLPP Bank Mandiri tahun ini menyasar segmen pegawai internal, baik pegawai Bank Mandiri maupun karyawan dari seluruh anak perusahaan yang tergabung dalam Mandiri Group.

Dari total karyawan grup Mandiri sebanyak 104.000 orang, kata Darmawan, karyawan yang belum memiliki rumah terdata sekitar 21.000 orang.

Meski begitu, Bank Mandiri tidak menetapkan kuota khusus karyawan. Darmawan hanya memastikan kuota FLPP ini tersedia di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun realisasi penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi melalui skema FLPP Bank Mandiri tercatat mencapai 4.596 unit per Mei 2025.

Angka itu tumbuh signifikan sebesar 78,8 persen (year-on-year/yoy) daripada realisasi pada periode yang sama tahun lalu.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.