Zohran Mamdani dari Partai Demokrat Terpilih Jadi Wali Kota New York
📅 Rabu, 05 Nov 2025, 11:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: CNN
NEW YORK – Kandidat dari Partai Demokrat, Zohran Mamdani, memenangkan pemilihan wali kota New York pada Selasa (4/11). Dua pemilihan gubernur negara bagian yang krusial, New Jersey dan Virginia, juga dimenangkan Demokrat.
Sapu bersih kemenangan di beberapa kontes teratas di seluruh Amerika Serikat akan meningkatkan moral Partai Demokrat yang terpukul oleh serangan gencar Trump sejak kembali ke Gedung Putih, dan memicu kekhawatiran di kalangan Partai Republik.
Kemenangan Mamdani diraih di tengah serangan sengit terhadap kebijakan dan warisan Muslimnya dari Presiden Donald Trump, elite bisnis, dan media konservatif.
Kemenangan Partai Demokrat dalam pemilihan gubernur di Virginia dan New Jersey juga menunjukkan adanya perubahan suasana politik menjelang pemilihan paruh waktu tahun depan, di mana kendali Kongres akan diperebutkan.
Trump menolak bertanggung jawab atas hasil pemilu hari Selasa tersebut. Dalam sebuah unggahan di jejaring sosial Truth Social miliknya, ia mengutip "para ahli survei" anonim yang menyatakan bahwa kekalahan Partai Republik disebabkan oleh penutupan (shutdown) pemerintah dan fakta bahwa namanya tidak tercantum dalam surat suara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemimpin minoritas DPR, Hakeem Jeffries, mengatakan, "Demokrat sedang mengungguli Donald Trump dan ekstremis Republik di seluruh negeri." Ia menulis di situs X: "Partai Demokrat telah kembali."
Mamdani, seorang anggota parlemen negara bagian untuk wilayah Queens, New York, menarik perhatian para pemilih dengan berjanji akan mengatasi melonjaknya biaya hidup, menawarkan perjalanan bus kota gratis, penitipan anak, dan toko swalayan yang dikelola pemerintah kota.
Ia fokus pada biaya hidup yang dihadapi warga New York biasa, membangun dukungan melalui gaya pribadinya yang informal, kepiawaiannya dalam media sosial, dan kampanye lapangan yang masif.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Perhentian berikutnya dan terakhir adalah Balai Kota," kata Mamdani dalam sebuah video yang diunggah di platform media sosial X setelah kemenangannya diumumkan.
Tokoh yang menyebut dirinya sosialis ini hampir tidak dikenal sebelum kemenangannya yang mengejutkan dalam mengamankan nominasi Demokrat atas mantan gubernur Andrew Cuomo, yang kembali dikalahkannya pada hari Selasa.
Suasana pesta meriah menyelimuti acara kumpul-kumpul para pendukungnya yang diadakan di sebuah gedung konser ternama di Brooklyn, dan pria berusia 34 tahun itu diperkirakan akan berpidato nanti malam.
Trump melakukan intervensi di saat-saat terakhir dalam persaingan, menyebut Mamdani, yang akan menjadi wali kota Muslim pertama New York, sebagai seorang "pembenci Yahudi."
Kandidat dari Partai Republik Curtis Sliwa, pendiri kelompok patroli kejahatan warga Guardian Angels, berada di posisi ketiga setelah berminggu-minggu Cuomo bersikeras agar ia mundur demi meningkatkan peluangnya.
Para pebisnis terkemuka, termasuk Bill Ackman, dengan riuh menyerang Mamdani dan menyalurkan uang kepada para pesaingnya. Sementara media konservatif, termasuk The New York Post, menerbitkan liputan negatif yang menyeluruh.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!