Menkomdigi: IoT Tingkatkan Efisiensi dan Produktivitas Pertanian

Rabu, 05 Nov 2025, 17:31 WIB

SRAGEN, JAWA TENGAH - Menteri Komunikasi Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) di sektor pertanian mampu meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi penggunaan pupuk, serta menjaga kualitas ekosistem tanah.

"Setelah (petani) menggunakan IoT atau Internet of Things dan kecerdasan artifisial sederhana, ini sudah mampu mengurangi pemakaian pupuk sampai 50 persen dengan produktivitas yang juga meningkat dan emisi karbon yang lebih rendah," kata Meutya pada kegiatan Panen Tani Digital di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Rabu (5/11).

Ket. Foto: Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (tengah) saat mencoba pemanfaatan teknologi Internet of Things dalam budidaya padi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Rabu (5/11). — Sumber: ANTARA/Farhan Arda Nugraha

Meutya menambahkan, efisiensi pemanfaatan pupuk membuat para petani bisa melakukan penghematan namun tetap menghasilkan hasil panen yang berkualitas.

Dia menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi baru seperti IoT dan kecerdasan buatan (AI) harus menjangkau hingga ke daerah serta memberikan manfaat untuk produktivitas sektor-sektor prioritas pemerintah, termasuk pertanian.

Selain meningkatkan efisiensi dan produktivitas, pemanfaatan teknologi IoT dalam pertanian juga berkontribusi pada penurunan emisi karbon dan polusi air akibat penggunaan pupuk berlebih.

Meutya menjelaskan, penerapan teknologi pertanian berbasis IoT memungkinkan petani memanfaatkan data yang lebih akurat. Melalui teknologi tersebut, petani dapat memantau kondisi lahan mulai dari kebutuhan air, pupuk, hingga suhu dan pencahayaan tanaman.

"Jadi tidak lagi para petani ini harus menunggu sawah-sawahnya, karena aplikasinya bisa diakses dari kenyamanan rumah." ujar Meutya.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Edwin Hidayat Abdullah menjelaskan, proyek percontohan pertanian digital di Sragen dilakukan sejak Mei 2025 dengan melibatkan 41 petani padi dan 15 petani melon. Kemudian, Kemkomdigi menambah partisipasi 99 petani padi dan 35 petani melon hingga akhir tahun ini.

Dia menyebutkan, program tersebut menggunakan teknologi IoT buatan lokal yang dikembangkan oleh dua perusahaan rintisan (startup) dalam negeri.

Selain efisiensi pupuk, penggunaan IoT juga meningkatkan kualitas hasil panen. Pada budidaya melon, misalnya, waktu tanam tetap sama, namun bobot buah dan tingkat kemanisannya meningkat, sehingga harga jual melon lebih tinggi.

"Ada dua hal yang didapat (manfaat IoT), selain efisiensi biaya, tapi juga terjadi peningkatan pendapatan karena kuantitas lebih banyak dan kualitas lebih baik," ujar Edwin.

Setelah tahap uji coba ini selesai dan dinilai siap, Kemkomdigi akan menyerahkan pelaksanaan program tersebut sepenuhnya kepada kementerian teknis terkait dan pemerintah daerah untuk dilanjutkan secara berkelanjutan. Ant

  • ekosistem kecerdasan buatan (AI)

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Dopamine Land Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hiburan Multisensori

Festival Pacu Jalur 2026 di Kuansing Dibuka Plt Gubernur Riau, Ini Jadwal Lengkapnya!

FLONA 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Pamerkan Kekayaan Flora-Fauna Nusantara

PLN Berhasil Pulihkan Keseluruhan Sistem Kelistrikan Flores Pasca Gempa M7,7

Pertamina Tambah Fasilitas Dermaga Jetty di Terminal BBM Manggis Bali, Amankan Pasokan BBM Bali-Nusra

PT KAI dan KCIC Gelar Program EduTrain bagi 81 Anak Panti Asuhan

Gubernur Pramono Lantik 7 Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia

Pemkot Kembali Gelar Bandung Great Sale 2026

Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia lewat GATF 2026, Bidik Transaksi Travel Nasabah

Pemkot Bandung Upayakan Akses Air Bersih bagi Warga Cihanja

Bareskrim Polri Ungkap 5 Kasus Perdagangan Orang dengan Modus Pengantin Pesanan

Pemkot Bandung Segera Tanam Kembali Pohon di Jalan RE Martadinata

Sequis Life Dorong Perempuan Wirausaha Perkuat Fondasi Finansial dan Jaringan Bisnis

MPR Tegaskan Hari Konstitusi Bukan Sekadar Seremonial

Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Tahura Raden Soerjo, Begini Tata Cara Reschedule Tiket!

Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

Kabar Gembira! Anggota DPR Desak Pemerintah Realisasikan Sekolah SD-SMP Gratis Sesuai Amanat Putusan MK

Bimo/Arlya Tersingkir di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Fokus dan Mental Jadi Evaluasi Utama

Pullman Jakarta Central Park Gandeng Alethea Sposa Hadirkan Koleksi Mooncake Eksklusif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.