IKM Curhat Branding dan Pemasaran, Kemenperin Gandeng Kampus Buka Mentor Gratis
Rabu, 30 Sep 2026, 20:04 WIBJAKARTA â Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membuka layanan konsultasi bisnis gratis bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) dengan menggandeng lima perguruan tinggi ternama. Layanan bernama Mentor Hub ini sudah bisa diakses sejak 22 September 2026 melalui https://smartsentra.kemenperin.go.id/mentor-hub.
Lima kampus yang terlibat adalah ISI Yogyakarta, Universitas Ciputra Surabaya, Telkom University, Universitas Pertamina, dan Universitas Sebelas Maret (UNS). Sebanyak 29 mentor dari kelima kampus tersebut siap memberikan pendampingan daring selama 30 menit per sesi.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan kolaborasi ini untuk mempertemukan IKM sebagai pusat ekonomi dengan perguruan tinggi sebagai pusat inovasi.
âMitra kolaborasi tentunya memiliki pandangan, pengalaman, sumber daya, dan solusi tersendiri yang dapat saling melengkapi agar program-program Kemenperin menjadi lebih tepat sasaran dan efektif,â kata Agus, Rabu (30/9).
âDengan perbedaan persebaran perguruan tinggi sebagai center of excellence dengan IKM sebagai pusat kegiatan ekonomi, maka perlu ada mekanisme untuk bisa mempertemukan antara IKM dan perguruan tinggi. Dengan demikian, IKM bisa mendapatkan akses untuk meningkatkan kompetensi serta inovasi,â tegasnya.
Langkah ini dinilai strategis mengingat peran IKM yang sangat besar. Data BPS mencatat kontribusi PDB IKM terhadap industri pengolahan nonmigas pada triwulan II 2026 mencapai 21,07 persen dengan penyerapan tenaga kerja 13,06 juta orang dan jumlah unit usaha 4,44 juta yang tersebar di seluruh Indonesia.
Namun pembinaan masih terkendala luasnya sebaran IKM dan tingkat pendidikan pelaku usaha. Data BPS 2025 menunjukkan 11,41 persen pelaku industri kecil tidak tamat SD, 32,33 persen lulusan SD, 21,42 persen SMP, dan 29,59 persen SMA.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita menjelaskan Mentor Hub merupakan fitur baru di web-app Smart Sentra yang dikelola Direktorat IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan. IKM cukup mengisi formulir, memilih mentor sesuai kebutuhan, dan mendapatkan persetujuan untuk konsultasi.
âJadi, IKM punya akses tenaga mentor ahli dari mitra perguruan tinggi kami yang siap bertukar pikiran dan memberikan solusi terhadap permasalahan bisnis IKM,â ungkap Reni.
Selama uji coba September 2026, tercatat 45 sesi konsultasi telah dilaksanakan. Empat topik yang paling banyak dikonsultasikan adalah desain produk, branding, pemasaran, dan strategi bisnis.
Direktur Industri Kimia, Sandang, dan Kerajinan Budi Setiawan menambahkan layanan ini dirancang agar IKM di daerah tetap mendapat pendampingan berkualitas tanpa terkendala jarak, cukup dengan perangkat dan koneksi internet.
âKami berharap Mentor Hub dapat menjadi solusi alternatif bagi IKM untuk menjawab tantangan pengembangan bisnis mereka. Dengan menghadirkan sosok mentor, IKM tidak hanya mendapatkan ilmu dari tenaga ahli, namun juga bisa mendapatkan program pengembangan yang lebih terarah,â kata Reni.
Ke depan, Kemenperin akan memperluas kolaborasi dengan menambah mitra perguruan tinggi. Dengan potensi lebih dari 8.300 anggota Smart Sentra, Mentor Hub diharapkan menjadi akselerator peningkatan daya saing IKM nasional.
- Industri Nasional
- Kementerian Perindustrian
- Industri Kecil Menengah (IKM)
- inovasi pemasaran
- Branding Produk
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Kabut Asap Mengancam Kesehatan, BPBD Padang Gerak Cepat Sebar 13.629 Masker
-
78% Produk RI untuk Pasar Domestik, Kemenperin: Ini Modal Besar Lawan Produk Impor
-
Prakiraan Cuaca Indonesia Rabu: Sebagian Besar Wilayah Berpotensi Berawan.
-
Rosé Blackpink Segera Rilis Lagu Baru “New Trick”
-
Harum di Luar Negeri, IKM Parfum Binaan Kemenperin Tembus Pasar Papua Nugini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.