Spanyol Kucurkan 12 Miliar Euro Amankan Ekonomi dari Dampak Perang Timur Tengah

Rabu, 30 Sep 2026, 20:33 WIB

MOSKOW - Menteri Ekonomi Spanyol Carlos Cuerpo menyatakan pengeluaran anggaran pemerintah untuk paket kebijakan guna mendukung rumah tangga dan dunia usaha negara itu setelah krisis Timur Tengah akan melampaui 12 miliar euro (13,6 miliar dollar AS sekitar Rp244,25 triliun).

“Kami menggabungkan dukungan langsung, keamanan energi, efisiensi energi, dan daya saing, tetapi secara keseluruhan langkah-langkah ini akan membebani kas negara lebih dari 12 miliar euro,” kata Cuerpo dalam konferensi pers, Selasa (29/9).

Ket. Foto: — Sumber: Kinga Krzeminska/Getty Images

Menurut Cuerpo, pemerintah menyetujui paket kebijakan ketiga sebagai bagian dari rencana respons komprehensif terhadap krisis Timur Tengah. Paket tersebut mengatur perpanjangan dan penyesuaian dukungan bagi rumah tangga, dunia usaha, dan sektor industri yang paling terdampak hingga 31 Desember.

Langkah serupa sebelumnya telah diberlakukan pada Maret dan diperpanjang pada Juni.

Cuerpo mengatakan kondisi pasar energi telah memburuk secara signifikan sejak kebijakan dukungan pemerintah tersebut terakhir kali diperpanjang.

Dalam paket terbaru, potongan pajak untuk bensin dan solar ditetapkan sebesar 20 sen euro per liter pada Oktober, 13 sen euro per liter pada November, dan enam sen euro per liter pada Desember.

Cuerpo menjelaskan bahwa jika kenaikan harga melampaui 15 persen, potongan tersebut akan kembali dinaikkan menjadi 20 sen euro per liter pada November atau Desember.

Pada Selasa, Institut Statistik Nasional Spanyol mengatakan inflasi tahunan di negara tersebut mencapai 4,9 persen pada September 2026, atau level tertinggi sejak Februari 2023.

Lembaga tersebut menyebut percepatan inflasi terutama dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar dan pelumas untuk kendaraan pribadi. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.