Gubernur Jatim Khofifah Pimpin Apel Tanggap Darurat di Mapolda Jatim, Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem
Rabu, 05 Nov 2025, 14:59 WIBGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana hidrometeorologi menjelang puncak musim hujan melalui Apel Kesiapan Tanggap Darurat di Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu.
âApel ini jadi wujud nyata, langkah antisipasi bersama meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi,â kata Gubernur Khofifah.
Puncak musim hujan, kata dia, sudah di depan mata. Maka, ia mengajak seluruh pihak untuk ikut berkontribusi aktif menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Wilayah Jawa Timur, lanjut Khofifah, pada November hingga awal tahun 2026 berpotensi menghadapi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, cuaca ekstrem, longsor, gelombang tinggi hingga angin kencang.
Ia menginstruksikan seluruh pihak untuk terus meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan terhadap risiko bencana.
âLewat apel ini kita juga ingin personel maupun sarana prasarana peralatan penanggulangan bencana siap siaga mengantisipasi situasi darurat di wilayah Jawa Timur,â katanya.
Pihaknya meyakini kolaborasi dengan unsur Kepolisian Daerah (Polda) Jatim, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sebagai salah satu kunci melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalkan dampak yang mungkin terjadi.
Gubernur berharap agar langkah penanganan bencana dilakukan secara terukur, sehingga pencegahan dan bantuan kepada masyarakat terdampak dapat maksimal.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Nanang Avianto menyampaikan Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Wilayah Jawa Timur dilakukan serentak se-Indonesia.
âKita cek kembali dari mulai awak personel atau sumber daya manusianya, kemudian peralatan. Ini harus benar-benar siap, karena dari kemarin mulai ada perubahan iklim musim kemarau ke musim hujan,â kata Nanang.
Nanang menambahkan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, BNPB, serta masyarakat. Di Polda Jatim terdapat 1.400 personel gabungan yang mengikuti apel, serta 6.000 personel lainnya dari jajaran Kepolisian Resor (Polres).
âPaling tidak kita sudah mempersiapkan diri dan selalu mengevaluasi kejadian sebelumnya. Supaya ada perbaikan dalam kegiatan pelayanan terhadap penanggulangan bencana. Kita pastikan melakukan dengan cepat dan tepat, karena ini berkaitan pertolongan pada jiwa,â katanya.
- Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Indonesia, Sejumlah Jalan di Jakarta Ditutup Sementara
-
Gubernur Jatim Ajak PTKI dan MA di Madura Manfaatkan Peluang Beasiswa Pendidikan
-
Produk Smooth Fluid Kilang Pertamina Dukung Capaian TKDN
-
Bulog Pastikan Stok Beras Aman Hingga Akhir Ramadan
-
Wamenekraf Tekankan Peran Strategis Pemuda Kembangkan Ekosistem Ekonomi Kreatif
-
Modernisasi Sekolah, Sri Lanka Mulai Reformasi Pendidikan Berbasis Digital
-
BPBD DKI Jakarta: 20 Ruas Jalan Terendam Banjir di Jakarta Utara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.