PSG dan Bayern Berebut Supremasi
Selasa, 04 Nov 2025, 05:40 WIBPARIS - Paris Saint-Germain dan Bayern Munich akan berhadapan dalam laga besar Liga Champions di Parc des Princes, Rabu (5/11) dini hari WIB. Dua tim dengan catatan sempurna di kompetisi itu bersiap mempertaruhkan reputasi di panggung tertinggi Eropa. PSG asuhan Luis Enrique datang dengan semangat tinggi, meski sempat diguncang badai cedera.
Nama-nama seperti Desire Doue, Khvicha Kvaratskhelia, Ousmane Dembele, dan Vitinha sempat absen di awal musim. Namun, setelah sebagian besar pemain kunci pulih pada bulan Oktober, Les Parisiens kembali ke performa terbaik. Dia memimpin klasemen Ligue 1 dan juga Grup Liga Champions hingga awal November.
Akhir pekan lalu, PSG menundukkan Nice 1-0 lewat gol dramatis Gonçalo Ramos pada menit ke-94. Tim ibu kota Prancis itu mendominasi laga dengan penguasaan bola, namun baru bisa memastikan kemenangan di penghujung laga. Sebelumnya, di Eropa, PSG menunjukkan kekuatan sesungguhnya saat menghancurkan Bayer Leverkusen 7-2 di Jerman.
Kemenangan telak itu menempatkan mereka di puncak grup dengan sembilan poin sempurna. Ini sekaligus memperpanjang rekor impresif di Parc des Princes, tempat mereka hanya sekali gagal menang musim ini, hasil imbang 3-3 melawan Strasbourg. Di kubu lawan, Bayern Munich tampil nyaris tanpa cela di bawah asuhan Vincent Kompany.
Raksasa Bavaria itu memenangkan seluruh 15 pertandingan di semua ajang musim 2025-2026. Mereka mencetak rekor start terbaik di antara lima liga top Eropa, melewati rekor AC Milan musim 1992-93. Trio lini depan Michael Olise, Harry Kane, dan Luis Diaz menjadi mesin gol yang menakutkan. Bayern sudah mengemas 54 gol musim ini. Di Liga Champions mereka baru saja menaklukkan Club Brugge 4-0, Monchengladbach (3-0), Koln (4-1). Di Bunderliga mengalahkan Leverkusen (3-0).
Kemenangan demi kemenangan membuat Bayern unggul lima poin di puncak liga Jerman. Dia menempati posisi kedua grup Liga Champions dengan poin sama seperti PSG, hanya kalah selisih satu gol. Harry Kane menjadi figur sentral. Setelah mengakhiri penantian panjang akan trofi musim lalu, kapten Inggris itu justru naik ke level lebih tinggi dengan 22 gol dalam 15 laga.
Absennya Jamal Musiala tak menghambat Bayern karena Kompany memanfaatkan Kane lebih fleksibel, kerap dimainkan sebagai nomor 10 yang turun menjemput bola. Menariknya, Kompany bahkan melakukan rotasi besar saat melawan Leverkusen akhir pekan lalu. Dia mengistirahatkan Kane, Diaz, Olise, dan Upamecano, namun Bayern tetap menang 3-0. âKami sudah menang 15 kali, tapi itu belum cukup. Kami akan terus berjuang memberi musim yang sukses,â ucap Kompany.
PSG, tim juara bertahan, juga menjaga reputasinya di Eropa. Mereka menumbangkan Barcelona, menghajar Atalanta, dan melibas Leverkusen dengan skor besar. Namun, Enrique akan kehilangan bek tengah Ilya Zabarnyi akibat skorsing.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Liga Champions, PSG Kontra Muenchen Hasilkan 9 Gol
-
Final Liga Championa, Perkiraan Susunan Pemain Arsenal dan PSG
-
Semifinal Liga Champions: PSG Bakal Hadapi Muenchen, Atletico Kontra Arsenal
-
Tim-tim Besar Italia Absen di Liga Chamions, Termasuk AC Milan
-
Liga Champions, Gulung Muenchen, PSG Tantang Arsenal di Final, Berpeluang Juara Lagi
-
Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
-
Hasil Liga Champions: Arsenal ke final Liga Champions setelah singkirkan Atletico 1-0
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.