Franco Mastantuono Cedera Pubalgia Seperti Lamine Yamal, Apa Penyebabnya?

Selasa, 04 Nov 2025, 14:30 WIB

JAKARTA - Gelandang muda Real Madrid, Franco Mastantuono, dipastikan absen dalam waktu dekat setelah didiagnosis mengalami cedera pubalgia. Kondisi ini sama seperti yang pernah dialami bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, dan berpotensi menghambat performa Mastantuono di awal kariernya bersama Los Blancos.

Dalam pernyataan resmi klub, Real Madrid mengonfirmasi bahwa Mastantuono mengalami peradangan di area sekitar tulang kemaluan. “Setelah pemeriksaan yang dilakukan hari ini pada Franco Mastantuono oleh departemen medis Real Madrid, pemain ini didiagnosis terkena pubalgia. Kesembuhannya akan dimonitor,” tulis klub pada Senin (3/11). Tim medis belum bisa memastikan berapa lama waktu pemulihan yang dibutuhkan.

Ket. Foto: Franco Mastantuono alami cedera pubalgia jelang laga Champions League melawan Liverpool di Anfield pada Rabu (5/11) dini hari. — Sumber: RRI

Cedera ini dialami Mastantuono setelah tampil penuh selama 90 menit dalam kemenangan 4-0 Real Madrid atas Valencia di Santiago Bernabeu, Minggu (2/11) pagi WIB. Tak lama setelah pertandingan, pemain berusia 18 tahun itu merasakan nyeri di bagian bawah perut dan selangkangan—gejala khas pubalgia yang sering menyerang pesepak bola karena tekanan berulang pada otot panggul dan perut bagian bawah.

Absennya Mastantuono menambah daftar panjang pemain Real Madrid yang tengah mengalami cedera. Sebelumnya, Antonio Rudiger, David Alaba, dan Dani Carvajal juga harus menepi karena masalah kebugaran. Situasi ini menjadi tantangan besar bagi pelatih Xabi Alonso, terutama menjelang laga penting kontra Liverpool di Liga Champions yang akan digelar di Anfield, Rabu (5/11) pukul 03.00 WIB.

Secara umum, pubalgia merupakan cedera otot yang disebabkan oleh ketidakseimbangan beban antara otot perut dan paha bagian dalam. Cedera ini sering muncul pada atlet yang melakukan gerakan eksplosif seperti sprint atau tendangan mendadak. Jika tidak ditangani dengan tepat, pubalgia dapat menjadi cedera kambuhan yang memengaruhi performa jangka panjang pemain.

Bagi Mastantuono, cedera ini menjadi peringatan dini agar lebih berhati-hati menjaga kebugaran di tengah jadwal padat Real Madrid. Klub kini berharap proses pemulihan sang pemain bisa berjalan cepat agar ia dapat kembali memperkuat tim di LaLiga maupun Liga Champions tanpa gangguan cedera lanjutan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.