Jepang Masih Dibayangi Krisis Sifilis, Kasus Terus Meningkat

Rabu, 09 Sep 2026, 22:22 WIB

TOKYO - Jepang mengalami kekurangan antibiotik penisilin untuk pengobatan sifilis, di tengah kasus infeksi penyakit menular seksual itu masih tinggi di negara tersebut.

Produksi penisilin terhenti akibat kerusakan peralatan di pabrik salah satu produsen antibiotik tersebut. Produksi penisilin itu diperkirakan baru akan kembali berjalan pada akhir tahun 2027.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/JIJI

Penisilin juga merupakan satu-satunya obat yang direkomendasikan untuk mencegah penularan sifilis dari ibu ke anak. Kondisi tersebut mendorong Asosiasi Penyakit Menular Seksual Jepang meminta para tenaga medis memprioritaskan penggunaannya bagi wanita hamil.

Kasus sifilis semakin banyak dilaporkan sejak akhir pandemi COVID-19, dengan jumlah kasus meningkat dari sekitar 6.000 pada 2020 menjadi lebih dari 13.000 pada 2025.

Apabila ditularkan ke janin melalui plasenta, maka penyakit itu dapat menyebabkan kelahiran mati atau prematur. Selain itu, sifilis kongenital dapat menyebabkan kelainan saraf dan tulang pada anak-anak.

Dengan latar belakang tersebut, obat sifilis produksi Pfizer Inc. ditarik secara sukarela pada Juli 2025 karena terkontaminasi benda asing, ditambah dengan kerusakan peralatan produksi pada November di tahun tersebut.

Pihak perusahaan memperkirakan pengiriman akan dilanjutkan pada semester kedua 2027, dengan mempertimbangkan waktu untuk mempersiapkan fasilitas dan menjalani pemeriksaan regulasi. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Navigasi Udara Lumpuh, Ribuan Penerbangan di Inggris Kacau

Pengajuan Perubahan Data Desil, Anggota Dewan DIY Minta Dinsos Kawal Agar Sesuai Kondisi Ekonomi Riil Masyarakat

Kapok! Nekat Muncak Saat Ditutup, 8 Pendaki Ilegal Semeru Kena Blacklist Nasional Se-Indonesia

Hope: Dua Jam Tahan Napas saat Monster Alien Membantai Desa Terpencil Dekat Zona Demiliterisasi Korea

Pertamina Enduro VR46 Racing Team Yakin Faktor Motor Ducati Muluskan Adaptasi Bulega di MotoGP

Uni Eropa Siapkan Aturan 'Beli Produk Eropa' untuk Batasi Keunggulan Barang Tiongkok

Tolak Pungli dan Gratifikasi, Pemkot Banjarmasin Gelar Lomba Video Berhadiah Belasan Juta

Alphard Tabrak 10 Motor dan 3 Mobil di Menur Pumpungan Surabaya, Lima Orang Luka

Masifkan Gerakan Pangan Murah, Pemkot Surabaya Kolaborasi dengan KKMP dan Kelompok Tani Ringankan Beban Ekonomi Warga

Cegah Peredaran Daging HPR, Pemkot Jaktim Perketat Kuliner Khas di Kramat Jati

Sumur 15 Meter Mengering Total, Polres Ciamis Bangun Pipanisasi 300 Meter Selamatkan Warga!

Belum Punya Tim IT Mumpuni, UMKM Diimbau Tak Asal Kumpul Data Pribadi Konsumen

Kronologi 8 Pendaki Ilegal Kena Blacklist Karena Nekat Mendaki saat Semeru Erupsi dan Karhutla, Sempat Ada yang Tersesat

OJK Sentil Bank Digital: Tanpa Ekosistem, Bisnis Sulit Berkelanjutan

Minyak Dunia Naik, APBN Terancam Tertekan, Ini Langkah Anstisipasi Pemerintah

Airlangga Ungkap Rp11 Triliun Disiapkan untuk Rekening Massal, Apa Dampaknya?

Penegakan Hukum Karhutla, Menhut Raja Antoni Segel Lokasi di Lapangan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.