Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNGR Umumkan Tarif Baru Pendakian Gunung Rinjani, Berlaku Mulai 3 November!

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 11:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
TNGR Umumkan Tarif Baru Pendakian Gunung Rinjani, Berlaku Mulai 3 November! Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah pengunjung mendaki Bukit Pergasingan di Desa Wisata Sembalun, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, NTB, Minggu (6/4/2025).

MATARAM - Pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mengumumkan akan memberlakukan tarif baru pendakian Gunung Rinjani di NTB mulai tanggal 3 November 2025.

"Bagi pengunjung yang sudah memesan tiket sebelum tanggal tersebut, tarif lama tetap berlaku," kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Yarman, dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/11).

Ia mengatakan penyesuaian biaya dimaksudkan untuk mendukung peningkatan layanan, upaya konservasi, dan pengelolaan berkelanjutan di Taman Nasional Gunung Rinjani.

Mulai 3 November, akses kelas satu ke rute pendakian utama—Sembalun, Senaru, dan Torean—akan dikenakan biaya Rp250.000 (US$15) untuk warga negara asing (WNA); Rp50.000 pada hari kerja dan Rp75.000 pada akhir pekan untuk warga negara Indonesia (WNI); dan Rp25.000 untuk pelajar .

Sementara itu, untuk akses kelas dua ke jalur pendakian alternatif—Timbanuh, Aik Berik, dan Tetebatu—akan dikenakan biaya sebesar Rp200.000 (US$12) untuk WNA; Rp20.000 pada hari kerja dan Rp30.000 pada akhir pekan untuk WNI; sertra Rp10.000 untuk pelajar.

Tiket kelas tiga untuk 21 objek wisata nonpendakian di Gunung Rinjani akan dikenakan biaya Rp150.000 (US$9) untuk WNA; Rp10.000 pada hari kerja dan Rp15.000 pada akhir pekan untuk WNI; dan Rp5.000 untuk pelajar Indonesia.

Tarif pendakian baru tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan keselamatan pendakian dan meningkatkan pengelolaan Gunung Rinjani secara keseluruhan, menyusul serangkaian kecelakaan besar yang melibatkan pendaki asing awal tahun ini, termasuk pendaki gunung asal Brasil Juliana Marins.

Pada bulan Agustus, Pemerintah Provinsi NTB dan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani memperkenalkan prosedur operasi standar (SOP) baru untuk pendakian gunung. 

Pedoman yang diperbarui mengharuskan pendaki memiliki pengalaman mendaki gunung yang tidak terlalu menantang sebelum mencoba Gunung Rinjani.

Selain itu, program pelatihan akan diberikan kepada 371 porter dan pemandu yang beroperasi di gunung yang tingginya 3.726 meter di atas permukaan laut dan mencakup kabupaten Lombok Timur, Lombok Utara, dan Lombok Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Cukup Foto Selfie, AI Baru ...
Nasional
Pariwisata Tumbuh Positif d...
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.