Si Doel Bawa Rp21 Triliun dari Eropa, Pamer Investasi Jumbo untuk Jakarta

Minggu, 02 Nov 2025, 13:45 WIB

JAKARTA – Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno mengumumkan keberhasilannya membawa komitmen investasi besar dari lawatan kerjanya ke wilayah Eropa. Investasi senilai Rp21 triliun tersebut disebut menjadi bukti kuatnya kepercayaan internasional terhadap potensi Jakarta sebagai pusat ekonomi kreatif dan kota global yang terus berkembang.

Rano mengatakan bahwa dirinya mengunjungi empat negara Eropa dan melakukan pertemuan dengan calon investor yang tertarik dengan proyek pembangunan di Jakarta. Ia menegaskan, hasil kunjungan itu memberikan harapan baru bagi penguatan ekonomi daerah setelah status Jakarta berubah menjadi Daerah Khusus Jakarta.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

“Saya baru pulang dari Eropa, ke empat negara. Pertama saya ke Turki, dan alhamdulillah saya membawa USD 1,3 miliar, Rp 21 triliun, Si Doel Anak Sekolahan saja bisa bawa investasi dari luar ke Indonesia,” ujar Rano dalam sebuah acara di Jakarta Convention Center, Sabtu (1/11/2025).

Ia menjelaskan, komitmen investasi tersebut akan diarahkan untuk pengembangan sektor unggulan seperti ekonomi kreatif dan pariwisata yang menjadi identitas baru Jakarta sebagai kota global. Selain itu, dana tersebut juga akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur pendukung ekosistem film yang dinilai memiliki potensi besar di ibu kota ekonomi Indonesia ini.

Rano memaparkan bahwa dukungan investor luar negeri menunjukkan Jakarta masih menjadi magnet meskipun bukan lagi ibu kota negara. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat kerja sama internasional agar sektor-sektor potensial dapat berkembang lebih pesat.

Dalam kesempatan tersebut, Rano juga menyinggung soal situasi fiskal Jakarta yang sempat mendapat tekanan karena turunnya penerimaan dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat. Ia menjelaskan bahwa pengurangan DBH tidak membuat Pemprov DKI melemah dalam mengelola anggaran pembangunan.

“Dana bagi hasil kami hampir Rp 14 triliun hilang. Sementara kami harus menjadi kota perekonomian nasional. Tapi, minta maaf, kamilah satu-satunya provinsi yang nggak protes dan demo kepada pemerintah pusat,” tegasnya dalam pernyataan terpisah.

Menurut Rano, kekuatan fiskal Jakarta masih cukup solid sehingga mampu bertahan tanpa harus menimbulkan kegaduhan seperti yang dilakukan beberapa daerah lain. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah lebih memilih bekerja nyata untuk mencari alternatif pendanaan daripada mengeluh.

“Kenapa? Fiskal Jakarta lebih kuat daripada yang hilang,” ucap Rano melanjutkan pernyataannya.

Rano turut mengungkapkan bahwa Jakarta kini menunjukkan peningkatan dalam posisi global melalui indikator Global City Index. Ia menyebut bahwa peringkat Jakarta naik dari posisi 74 menjadi urutan 71 dunia dalam periode enam bulan kepemimpinannya.

“Kami baru menjabat enam bulan, tapi Jakarta naik dari 74 ke 71. Ini bukan mau sombong, tapi hasil kerja nyata lewat budaya, film, musik, dan exhibition seperti ini,” jelasnya disambut tepuk tangan audiens yang hadir.

Kenaikan peringkat tersebut diyakininya sebagai bukti bahwa dunia semakin mengakui kontribusi Jakarta dalam perkembangan sektor ekonomi kreatif. Ia menilai bahwa kolaborasi lintas negara akan terus diperluas untuk mempercepat transformasi Jakarta menjadi kota berkelas dunia.

Lebih jauh, Rano mengingatkan bahwa transformasi Jakarta sudah memiliki landasan kuat secara hukum melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024. Undang-undang itu menetapkan Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global setelah perpindahan ibu kota negara ke IKN Nusantara.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat iklim investasi melalui kemudahan perizinan dan penyediaan fasilitas yang mendukung pertumbuhan industri kreatif. Jakarta juga akan membuka peluang kerja sama baru untuk memperluas jaringan kolaborasi internasional.

Rano menekankan bahwa dirinya dan jajaran pemerintah daerah tidak akan berhenti melakukan terobosan untuk menguatkan posisi Jakarta dalam persaingan ekonomi dunia. Ia pun mengajak masyarakat untuk turut mendukung visi Jakarta sebagai pusat inovasi dan kreativitas nasional.

Dengan adanya suntikan modal asing tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap laju pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus meningkat di tengah perubahan besar yang sedang berlangsung. Rano memastikan bahwa dana investasi yang masuk akan dikelola transparan dan tepat sasaran untuk kepentingan publik.

Rano Karno menegaskan bahwa popularitasnya sebagai publik figur bukanlah alasan utama keberhasilannya membawa komitmen investasi, melainkan hasil kerja profesional seluruh pihak yang terlibat. Ia menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa Jakarta akan semakin diperhitungkan di panggung dunia.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.