- Home
-
- Luar Negeri
-
- Shenzhen Jadi Tuan Rumah A...
Shenzhen Jadi Tuan Rumah APEC 2026
Sabtu, 01 Nov 2025, 17:54 WIBBEIJING - Presiden China Xi Jinping menghadiri upacara serah terima tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (KTT APEC) sekaligus mengumumkan Shenzhen akan menjadi lokasi KTT APEC 2026.
"Pada 2026, China akan merasa terhormat menjadi tuan rumah APEC untuk ketiga kalinya," kata Presiden Xi Jinping di Gyeongju, Korea Selatan, Sabtu seperti yang termuat dalam laman Kementerian Luar Negeri China yang diakses ANTARA dari Beijing.
"Kami siap memanfaatkan kesempatan ini untuk mempertemukan semua pihak guna memajukan tujuan Komunitas Asia Pasifik, mendorong pertumbuhan dan kemakmuran di kawasan, serta mendorong kerja sama praktis di berbagai bidang," tambah Presiden Xi.
Dia menyebut Shenzhen adalah kota metropolitan internasional modern di pesisir Pasifik yang beberapa dekade lalu merupakan desa nelayan primitif.
"Transformasinya merupakan keajaiban dalam sejarah dunia yang diciptakan oleh rakyat China. Shenzhen juga merupakan jendela penting yang menunjukkan komitmen teguh China terhadap strategi keterbukaan yang saling menguntungkan," tambah Presiden Xi.
China, kata Presiden Xi, berharap dapat menyambut semua pihak di Shenzhen tahun depan untuk memetakan arah pembangunan Asia Pasifik dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih cerah bagi kawasan tersebut.
Para pemimpin ekonomi APEC yang menghadiri acara tersebut secara aktif mendukung China dalam menerima posisi tuan rumah APEC 2026.
Sebelumnya, Presiden Xi juga menyampaikan pidato dalam KTT ke-32 APEC dengan tema "Membangun Masa Depan yang Berkelanjutan" di Gyeongju yang menekankan bahwa selama lebih dari 30 tahun sejak didirikan, APEC telah mempelopori kebangkitan kawasan ini ke garda terdepan dalam pembangunan global dan telah menjadikan Asia Pasifik sebagai bagian paling dinamis dari ekonomi global.
"Saat ini, kawasan Asia Pasifik menghadapi ketidakpastian yang semakin meningkat dan faktor-faktor yang mengganggu stabilitas dalam perkembangannya. Semakin kerasnya kondisi lautan, selayaknya kita juga harus bersatu dan harus tetap setia pada misi pendirian APEC untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat," jelas Presiden Xi.
Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) itu sendiri merupakan forum kerja sama antara 21 entitas ekonomi di lingkar Samudera Pasifik yang berdiri pada 1989.
Anggota-anggota APEC adalah Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, China, Hong Kong-China, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Filipina, Peru, Papua Nugini, Russia, Singapura, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat dan Vietnam. Ant/Xinhua
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Membanggakan! 3 Perwira TNI Harumkan Nama Indonesia di Kancah Internasional
-
Menteri LH Hentikan Operasi Perusahaan di DAS Batang Toru
-
Mobil Polisi Las Vegas Pakai Tesla Cybertruck, Anti-peluru dan Dilengkapi Senapan!
-
Arus Mudik 2026 Naik Tajam, 10 Juta Penumpang Gunakan Transportasi Umum
-
Atraksi Reog dan Barongsai Hibur Pengunjung CFD Jakarta
-
300 UMKM Raup Untung Rp8 Miliar Saat Pelaksanaan STQH di Kendari
-
Bupati Aceh Besar Minta Pilar Sosial Siaga Bencana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.