Bupati Aceh Besar Minta Pilar Sosial Siaga Bencana
Selasa, 21 Okt 2025, 09:59 WIBBANDA ACEH â Bupati Aceh Besar meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pilar sosial di daerah itu siaga bencana menyusul tingginya intensitas hujan di wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
"Kondisi cuaca ekstrem yang melanda Aceh Besar berpotensi memicu bencana, seperti banjir, tanah longsor, gelombang tinggi, hingga pohon tumbang," kata Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, di Jantho, Selasa (21/10).
Ia mengatakan seluruh OPD serta pilar sosial bergerak dalam penanganan kebencanaan untuk meningkatkan kesiapsiagaan di seluruh wilayah Aceh Besar.
Menurut dia, seluruh unsur harus berada dalam keadaan siaga penuh, cepat merespons dan hadir di tengah masyarakat ketika dibutuhkan.
"Saya meminta BPBD, Dinas Sosial, Camat, Tagana, PMI, RAPI, aparat gampong (desa), untuk memperkuat kesiapsiagaan dan terus bersiaga di lapangan. Kondisi cuaca beberapa hari ini tidak boleh dianggap biasa, karena potensi bencananya cukup tinggi," katanya.
Ia berharap OPD terkait bersama para pilar sosial dapat terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri.
"Dengan sinergi yang baik, setiap peristiwa yang mungkin terjadi dapat ditangani dengan cepat dan tepat," katanya.
Muharram meminta agar koordinasi lintas instansi diperkuat, terutama terkait peralatan, posko, dan jalur komunikasi.
"Kecepatan laporan dan respons merupakan kunci dalam meminimalkan risiko dan mencegah jatuhnya korban. Aktifkan seluruh jalur pelaporan hingga ke tingkat gampong. Bila ada tanda-tanda banjir, pohon tumbang atau pergerakan tanah, segera tindaklanjuti. Respons cepat adalah kunci penyelamatan," katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti arahan tersebut dengan mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC), menyiagakan personel dan peralatan, serta meningkatkan aktivitas di Pusdalops.
"Kami menerima instruksi langsung dari Bupati Aceh Besar untuk memperkuat kesiapsiagaan di semua sektor. BPBD bersama TNI/Polri, Dinsos, PMI, RAPI, Tagana, dan pilar sosial lainnya siap bergerak jika terjadi keadaan darurat," kata Ridwan Jamil.
Ia mengimbau masyarakat Aceh Besar untuk ikut menjaga lingkungan dan melaporkan potensi bencana sedini mungkin.
"Jika melihat luapan sungai, pohon miring atau tanah yang retak, segera laporkan. Pelaporan dini dari masyarakat sangat membantu kami bertindak cepat," katanya.
- Bupati Aceh Besar
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.