• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Sambut Nataru, Garuda Turu...

Sambut Nataru, Garuda Turunkan Tiket Ekonomi hingga 14 Persen

Sabtu, 01 Nov 2025, 16:15 WIB

TANGERANG — Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, menyiapkan strategi layanan agresif menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan bersama jajaran petinggi perusahaan di Garuda Sentra Operasi, Kota Tangerang, pada Rabu (29/10).

Selain keduanya, seperti dilansir dari media sosial apron, dua direktur asing baru Garuda juga mulai aktif mengikuti agenda perusahaan. Mereka terlihat hadir mengenakan seragam biru tua Garuda. Keterlibatan mereka menandai penguatan manajemen dalam upaya meningkatkan kualitas layanan.

Ket. Foto: Dirut Garuda Indonesia Glenny Kairupan, Menhub Dudy Purwagandhi, dan Komut Garuda Indonesia, Marsekal (Purn) Fajar Prasetyo saat berada di Garuda Sentra Operasi, Tangerang, Rabu (29/10). — Sumber: Garuda

Salah satu keputusan penting dalam pertemuan tersebut adalah penurunan tarif tiket domestik kelas ekonomi serta peningkatan kapasitas penerbangan. Kebijakan ini diambil untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar pada puncak perjalanan akhir tahun.

“Kami menyiapkan kebijakan dan strategi agar seluruh aspek dapat berjalan optimal dan berpihak pada masyarakat,” ujar Menhub Dudy, seperti dimuat di laman resmi Kementerian Perhubungan pada Jumat (31/10).

Penurunan tarif diberlakukan untuk penerbangan 22 Desember 2025–10 Januari 2026, dengan periode pembelian 22 Oktober 2025–10 Januari 2026. Menurut Menhub, langkah ini bertujuan menjaga konektivitas antardaerah serta memastikan harga tiket tetap terjangkau saat permintaan meningkat.

Pemerintah secara resmi menurunkan tarif tiket pesawat sebesar 13–14 persen pada periode angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat strategi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional pada semester II 2025, dengan fokus pada peningkatan konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat.

Selain penurunan tarif, Garuda juga akan menambah jadwal penerbangan ekstra (extra flight) dan mengoperasikan pesawat berkapasitas lebih besar. Standar keselamatan dan ground handling diperketat, termasuk kesiapan Standar Operasional Prosedur (SOP) kondisi darurat serta pengawasan layanan oleh seluruh direktorat teknis Kemenhub.

Menhub berharap kebijakan dan strategi tersebut dapat diterapkan secara konsisten oleh Garuda dan seluruh maskapai penerbangan selama periode Nataru 2025/2026 agar kenyamanan dan keselamatan masyarakat dapat terjamin sepenuhnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.