Dukung Inklusivitas, Somerset Berlian Ajak Anak Down Syndrome Bikin Karya Eco-Pounding
Selasa, 19 Mei 2026, 17:30 WIBJAKARTA - Dalam rangka menyambut peringatan Global Accessibility Awareness Day 2026 pada 21 Mei mendatang, Somerset Berlian Jakarta menggelar kegiatan bertajuk "Little Hands, Big Creations" pada Minggu (17/5). Kegiatan tersebut berlangsung melalui kolaborasi bersama Edithouse Gallery dan melibatkan anak-anak down syndrome dari Yayasan POTADS.
Sebanyak 10 anak berusia 16 hingga 24 tahun hadir didampingi orang tua masing-masing untuk mengikuti kegiatan kreatif eco-pounding. Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mewarnai tote bag menggunakan daun kering sebagai bahan alami.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Anak-anak terlihat bersemangat saat membuat karya dengan kreativitas masing-masing sambil saling mendukung satu sama lain.
Seluruh perlengkapan kegiatan disiapkan oleh tim Edithouse Gallery. Selain memberikan pengalaman berkesenian, para orang tua juga mendapatkan edukasi mengenai pemanfaatan bahan alami di sekitar menjadi produk bernilai ekonomis.
Teknik eco-pounding yang digunakan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung gaya hidup berkelanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan. Daun kering dimanfaatkan sebagai media pewarna alami untuk menghasilkan motif unik pada tote bag.
Kegiatan berlangsung hampir satu jam sebelum dilanjutkan dengan demonstrasi Towel Art dari tim Housekeeping Somerset Berlian Jakarta. Dalam sesi tersebut, peserta diajak membuat berbagai bentuk kreatif dari handuk, mulai dari bunga, burung, hingga beruang.
General Manager Somerset Berlian Jakarta Handrian Wijaya mengatakan kegiatan inklusif seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut agar anak-anak berkebutuhan khusus memiliki kesempatan yang sama dalam berkarya dan beraktivitas.
"Saya berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini saja, karena anak-anak seperti mereka juga memiliki hak yang sama seperti kita. Apa yang bisa kami berikan kepada orang lain juga harus bisa kami berikan untuk mereka," ujar Handrian.
Global Accessibility Awareness Day menjadi bagian dari agenda tahunan Ascott Cares yang rutin diperingati setiap tahun. Program tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, ramah, dan mudah diakses oleh seluruh kalangan masyarakat.
Melalui kegiatan "Little Hands, Big Creations", Somerset Berlian Jakarta berharap dapat terus menghadirkan ruang yang mendukung kreativitas, kebersamaan, dan kesempatan setara bagi setiap individu tanpa terkecuali. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pentingnya inklusivitas dalam kehidupan sosial masyarakat.
- industri perhotelan
- Down Syndrome
- Inklusivitas
- Somerset Berlian Jakarta
- Ascott CARES
- Eco-pounding
- Global Accessibility Awareness Day 2026
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Indonesia Parkir Bus? Pelatih Vietnam U-17 Kaget Lihat Garuda Muda Cuma Main Bertahan
-
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Menjauh dari Kejaran Real Madrid
-
Perjalanan Cahaya Manthovani Membangun Creative Movement Berbasis Dampak Sosial
-
Atasi Banjir Cisunggalah, Pemkab Bandung Gandeng Pentahelix Lintas Sektor.
-
Polisi Kejar Penjual Obat Terlarang Berkedok Toko Kosmetik di Jaktim
-
Tembus Pasar Amerika, Jenama Kriya Jogja Ini Jadi Incaran Dunia karena Ramah Lingkungan
-
Kapten City Bernardo Silva Resmi Berpisah dengan "The Citizen" di Akhir Musim
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.