Pendidikan Kesetaraan bagi WBP di Lapas Banjarmasin
Sabtu, 01 Nov 2025, 22:55 WIBBanjarmasin - Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Kalimantan Selatan memperkuat pendidikan kesetaraan bagi seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan menggandeng Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Azzahra.
Kepala Lapas Banjarmasin Akhmad Herriansyah di Banjarmasin, Sabtu, menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan PKBM Azzahra sebagai langkah lanjutan dalam mendukung program pembelajaran kesetaraan bagi WBP.
âKerja sama ini mencakup program (Kejar) Paket A, Paket B, dan Paket C, yang selama ini telah berjalan dan kini diperbarui agar pelaksanaannya dapat terus berkelanjutan,â ujar dia.
Melalui pendidikan kesetaraan, kata dia, para WBP diberi kesempatan menempuh pendidikan formal setara SD, SMP, hingga SMA guna membangun bekal diri sebelum kembali ke masyarakat.
âSaya sangat mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin baik dengan PKBM Azzahra. Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari pembinaan WBP,â katanya.
Ia berharap, pendidikan kesetaraan ini bisa menjadi sarana bagi setiap WBP untuk memperbaiki diri dan memiliki masa depan yang lebih cerah.
Pengelola PKBM Azzahra Banjarmasin Rachmi Utari menegaskan komitmen untuk terus mendukung program pendidikan di Lapas Banjarmasin.
Ia mengatakan program pembelajaran kesetaraan ini sudah berjalan sejak lama, dan saat ini perjanjian diperbarui agar kegiatan dapat terus berlanjut.
Dia menyebut saat ini terdapat 140 peserta aktif dalam program itu.
Dia mengharapkan seluruh WBP dapat melanjutkan pendidikan serta memperoleh pekerjaan yang layak setelah kembali ke masyarakat.
âLapas Banjarmasin bersama PKBM Azzahra berupaya membuka jalan bagi para WBP untuk meraih pendidikan dan masa depan yang lebih bermartabat,â ujar Rachmi.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
FTSE Russell Tunda Review Saham Indonesia, IHSG Diproyeksikan Koreksi
-
Pembangunan Sarana Perkuliahan di Lapas Madiun
-
1.621 PMKS Terjaring Sudinsos Jakbar Sepanjang 2025
-
Cak Imin Dorong ‘Kolaborasi Indonesia Berdaya’, Targetkan Kemiskinan Ekstrem 0 Persen 2026
-
Solusi Cedera Olahraga Modern: Primaya Hospital Hadirkan Orthobiological Center Berbasis Stem Cell
-
38 SPPG di Madiun Sudah Beroperasi dengan Menyasar 109 Ribu Penerima Manfaat
-
Program Pertanian bagi Warga Binaan di Lapas Pohuwato
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.