• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Angelina Jolie Umumkan aka...

Angelina Jolie Umumkan akan Dirikan Tempat Penampungan Besar untuk Anak Yatim Gaza

Sabtu, 01 Nov 2025, 12:31 WIB

Pemeran Lara Croft "Tomb Raider", Angelina Jolie baru-baru ini mengumumkan niatnya untuk mendirikan desa bantuan yang didedikasikan untuk anak-anak yatim piatu di Jalur Gaza.

Dalam sebuah pernyataan pers, Jolie menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk menyediakan tempat penampungan yang aman beserta layanan pendidikan, kesehatan, dan psikologis bagi anak-anak yang kehilangan orang tua mereka akibat serangan yang sedang berlangsung di Jalur Gaza. Ia menegaskan bahwa "anak-anak Gaza berhak mendapatkan kesempatan hidup dan harapan, sama seperti anak-anak di seluruh dunia."

Ket. Foto: Angelina Jolie sebagai Lara Croft dalam "Tomb Raider" — Sumber: Istimewa

Inisiatif ini merupakan bagian dari serangkaian upaya kemanusiaan yang dipimpin oleh aktris peraih Oscar dan mantan Duta Besar UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees), yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk mendukung para pengungsi dan korban perang di berbagai belahan dunia.

Dari The National News, aktivis Palestina menyambut baik laporan aktris Hollywood itu yang berencana berperan dalam rekonstruksi Gaza

Samer Sinijlawi, seorang pendukung solusi dua negara, menyambut baik laporan bahwa aktris Hollywood dan mantan duta besar PBB tersebut dapat terlibat dalam upaya membangun kembali Gaza setelah konflik.

"Saya sudah mengetahui niat Angelina Jolie untuk membangun desa SOS besar-besaran untuk anak yatim piatu di Gaza," ujarnya dalam panel daring yang diselenggarakan oleh Yayasan Candid di Jerman. 

Perkiraan dari PBB dan organisasi lainnya mengatakan, diperlukan biaya sebesar 80 miliar dolar AS dan waktu bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun, untuk membangun kembali Gaza.

Konferensi rekonstruksi di Kairo bulan depan bertujuan untuk menarik investasi swasta, karena biayanya tidak dapat ditanggung oleh pemerintah saja.

"Ada beberapa orang yang dapat mencetuskan ide-ide tertentu yang dapat membantu warga Gaza, sejalan dengan apa yang dapat dilakukan pemerintah," kata Bapak Sinijlawi. "Kita tidak seharusnya hanya menunggu apa yang dilakukan pemerintah."

Jolie telah menyuarakan penolakannya terhadap pemboman Israel di Gaza. Dalam sebuah unggahan media sosial pada Oktober 2023, ia mengatakan: "Apa yang terjadi di Israel adalah tindakan teror, tetapi itu tidak dapat membenarkan hilangnya nyawa tak berdosa akibat pemboman terhadap penduduk sipil di Gaza yang tidak memiliki tempat tujuan, tidak memiliki akses ke makanan atau air, tidak memiliki kemungkinan evakuasi, dan bahkan tidak memiliki hak asasi manusia dasar untuk melintasi perbatasan dan mencari perlindungan."

Upaya membangun kembali daerah kantong tersebut hanya dapat dilanjutkan jika gencatan senjata yang ditengahi AS tetap berlaku. Namun, warga Gaza telah menyuarakan kekhawatiran bahwa mereka mungkin tidak dilibatkan dalam proses tersebut. Rencana perdamaian 20 poin tersebut menyatakan bahwa daerah kantong tersebut akan dikelola oleh Dewan Perdamaian dan pasukan penjaga perdamaian internasional.

Kamar Dagang Gaza, yang mewakili para pedagang di wilayah kantong tersebut dan di luar negeri, tidak diundang ke konferensi Kairo, kata ketuanya pada hari Senin. "Masa depan Gaza tidak akan ditentukan oleh konferensi donor atau oleh pemerintahan asing. Masa depan itu harus dibentuk oleh rakyat Palestina sendiri melalui lembaga-lembaga yang transparan, inklusif, dan akuntabel," kata Ayed Abu Ramadan.

"Tidak akan ada yang terjadi di Gaza tanpa keterlibatan warga Gaza. Sudah terlalu lama nasib Gaza dibahas di forum internasional tanpa partisipasi atau presentasi lokal yang berarti."

Kamar tersebut menggarap proposal pemulihan enklave tersebut sementara perang berkecamuk dan banyak anggotanya mengungsi. Proposal ini mencakup pemanfaatan kembali puing-puing untuk membangun pelabuhan komersial, sebuah langkah yang ditentang Israel dengan alasan lingkungan.

Namun, hambatan utama pemulihan adalah pendudukan Israel atas Gaza. Abu Ramadan mendesak negara-negara Eropa untuk menekan Israel agar memastikan kebebasan bergerak masuk dan keluar dari wilayah kantong tersebut dan mengizinkan akses ke lahan pertanian di perbatasan, sehingga Gaza dapat memulai perdagangan internasional.

Para pemimpin Eropa juga dapat menggunakan pengaruh mereka untuk memastikan warga Palestina dimasukkan dalam Dewan Perdamaian, yang akan dipimpin oleh Presiden AS Donald Trump.

Pemilu sangat penting untuk mereformasi Otoritas Palestina dan mengakhiri faksionalisme, ujar Bapak Sinijlawi. Presiden Palestina Mahmoud Abbas berjanji untuk menyelenggarakan pemilu pertama satu tahun setelah gencatan senjata diberlakukan.

Sinijlawi yakin pemilu di Gaza secara logistik memungkinkan dan diperlukan untuk mengakhiri kendali Hamas atas wilayah kantong tersebut. "Jika kita ingin Hamas mulai keluar dari kancah politik di Gaza, itu harus melalui pemilu karena jika mereka tidak kalah dalam pemilu, mereka tidak akan menyerahkan secara sukarela apa pun yang mereka kuasai," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penekanan rencana perdamaian pada "deradikalisasi" Gaza adalah "tidak berpandangan jauh ke depan" jika hal itu tidak terjadi bersamaan dengan upaya untuk mendukung demokrasi dan pembangunan di Gaza. "Jika Anda tidak memberi harapan, sebagian orang akan beralih ke kubu kiri," ujarnya.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.