Lima Institusi dari Indonesia dan Korea Selatan Berkolaborasi Hadirkan Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu Lintas Negara

Jumat, 31 Okt 2025, 22:50 WIB

JAKARTA – Artajasa melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Korea Financial Telecommunications & Clearings Institute (KFTC), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Woori Card, dan Bank Woori Saudara, pada hari Kamis tanggal 30 Oktober 2025 di Jakarta.

KFTC dikenal sebagai perusahaan penyedia utama layanan jaringan komunikasi keuangan, sistem kliring antar bank, dan solusi pembayaran elektronik di Korea Selatan; sementara itu Artajasa dikenal penyedia infrastruktur sistem pembayaran terdepan di Indonesia,

Ket. Foto: Para eksekutif perusahaan tengah menunjukkan dokumen Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditanda tangani oleh kelima institusi, yaitu Artajasa, KFTC, Bank BRI, Woori Card, dan Bank Woori Saudara, pada hari Kamis, 30 Oktober 2025 di Jakarta. — Sumber: Artajasa

Kolaborasi kelima institusi ini bertujuan untuk mengembangkan layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu Lintas Negara (Cross-Border Cardless Cash Withdrawal). Hal ini disebut menjadi langkah penting dalam memperkuat interoperabilitas sistem pembayaran antara Indonesia dan Korea Selatan.

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Armand Hermawan - Direktur Utama Artajasa; Jaeyeon Ko - Executive Vice President KFTC; Dr. Kaspar Situmorang - Head of Digital Innovation Group Bank BRI, Jonghee Lee - Managing Director Woori Card; dan Kim Eungchul - President Director Bank Woori Saudara.

Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu Lintas Negara ini nantinya memungkinkan nasabah di kedua negara untuk menarik uang tunai dari ATM yang berpartisipasi tanpa memerlukan kartu fisik, dengan memanfaatkan jaringan infrastruktur yang aman dan saling terhubung. Inisiatif ini diharapkan dapat mempermudah akses layanan keuangan bagi wisatawan, pelajar, dan pekerja migran antara Indonesia dan Korea Selatan.

Selain memberikan kemudahan transaksi dua arah, inovasi ini juga meminimalisir risiko keamanan, seperti skimming atau kartu hilang. Sehingga, wisatawan dapat memperoleh uang tunai dengan mudah dan nyaman saat bertransaksi tarik tunai di kedua negara tersebut.

 Sebagai contoh, Nasabah Bank BRI ketika berada di Korea Selatan cukup mengakses aplikasi mobile bankingnya untuk menarik uang tunai (mata uang Won) di jaringan ATM Bank di Korea Selatan yang telah terhubung dengan KFTC untuk fitur ini.

Untuk tahapan uji coba, layanan ini melibatkan Bank BRI dan Bank Woori Saudara sebagai mitra strategis. Ke depan rencananya akan diperluas partisipasi ke bank dan platform pembayaran lainnya di kedua negara.

Direktur Utama PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) Armand Hermawan mengatakan, kolaborasi Tarik Tunai Tanpa Kartu Lintas Negara ini merupakan tonggak nyata dalam mewujudkan konektivitas pembayaran lintas batas yang lancar.

“Artajasa berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi keuangan yang inovatif, inklusif, dan aman, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di kancah internasional. Ini merupakan langkah signifikan dalam mendukung digitalisasi dan kenyamanan di industri perekonomian dan pariwisata, sekaligus turut memberdayakan masyarakat di era digital, ucapnya melalui keterangan tertulis pada hari Jumat (31/10).

Inisiatif ini sejalan dengan upaya bersama dari regulator kedua negara dalam memperkuat konektivitas sistem pembayaran lintas batas di kawasan Asia, guna mendukung integrasi ekonomi digital regional dan memperluas inklusi keuangan.

“Kolaborasi ini juga mencerminkan sinergi yang semakin erat antara sektor keuangan Indonesia dan Korea Selatan dalam membangun infrastruktur pembayaran digital yang lebih terhubung dan tangguh,” tambah Armand

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.