Harimau yang Sukses Dijebak Akhirnya Dievakuasi
Kamis, 30 Okt 2025, 02:22 WIBLAMPUNG BARAT â Warga yang tinggal di desa Sukabumi, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat, kini dapat lega, tak perlu cemas. Sebab harimau yang sering melintas di situ, akhirnya dapat ditangkap melalui jebakan. Akhirnya petugas gabungan mengevakuasi seekor harimau Sumatera yang masuk kandang jebak tersebut, Rabu.
Dandim 0422/Lampung Barat yang juga Ketua Satgas Konflik Antara Manusia-Harimau, Letkol Inf Rizky Kurniawan, saat dihubungi dari Lampung Selatan, Rabu, mengatakan, evakuasi hewan buas tersebut dilakukan setelah diketahui masuk perangkap Selasa (28/10). âKami berhasil mengevakuasi satu ekor harimau Sumatera yang sudah kita jebak di kandang di desa Sukabumi, Kecamatan Batu Brak,â kata dia.
Ia mengapresiasi kerja sama personel tim gabungan yang terdiri atas anggota TNI-Polri, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS), dan masyarakat dalam upaya penanggulangan konflik satwa liar. Dia menjelaskan satwa yang dilindungi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya itu sempat meresahkan warga setempat.
Harimau tersebut beberapa kali muncul di area perkebunan dan menyerang warga setempat hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Oleh karena itu, dengan masuknya harimau ke dalam kandang jebak ia berharap masyarakat tetap membatasi aktivitas di wilayah perkebunan tempat hewan buas tersebut terlihat.
âMeski harimau sudah ada yang tertangkap, kami masih terus mengimbau masyarakat setempat untuk membatasi aktivitas di daerah lokasi pemasangan kandang jebak lainnya dan membatasi ke kebun pada jam tertentu, karena kemungkinan masih ada harimau lain,â ujarnya.
Sebelumnya, seekor harimau Sumatera masuk ke dalam kandang jebak yang dipasang petugas gabungan di kawasan hutan Pemangku Kali Pasir, Desa Sukabumi, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat. Sekretaris Desa Sukabumi John Erland, saat dihubungi dari Lampung Selatan, Selasa, mengatakan hewan buas tersebut masuk ke dalam kandang jebak yang dipasang oleh petugas di sekitar area hutan tempat harimau sebelumnya berkeliaran dan menyerang seorang petani beberapa waktu lalu.
âBenar, seekor harimau sumatera sudah tertangkap di jebakan yang dipasang petugas gabungan,â kata dia. Ia menjelaskan harimau tersebut masuk kandang jebak pada Selasa, hingga saat ini tim gabungan dan petugas medis Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) sudah bergerak ke lokasi guna mengecek kondisi satwa liar dilindungi untuk dilakukan evakuasi.
Menurutnya, keberhasilan ini merupakan kerja sama antara petugas gabungan dan warga yang sejak beberapa hari terakhir melakukan pemantauan di sekitar lokasi. âHarimaunya masih hidup. Kami imbau warga untuk tidak mendekat karena satwa itu masih berpotensi berbahaya," ujarnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Jangan Khawatir, Jadup untuk 30 Warga Ragunan Aman
-
Harley-Davidson Luncurkan Lini 2026 di Indonesia, Perkuat Segmen Motor Premium
-
Pejabat Indonesia Perlu Mencontoh PM Jepang yang Mau Mundur
-
Pemkab Mimika Wajibkan Lagu “Indonesia Raya” Diputar Setiap Hari Kerja
-
MRT Jakarta Kaji Perluas Rute ke Tangerang Selatan
-
Aktivitas Jual Beli di Pasar Minggu Lesu
-
IHSG Hari Ini Melonjak saat Bursa Asia Merosot! Pasar Domestik Tunjukkan Keperkasaannya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.