OutSystems Perkenalkan Agent Workbench untuk Perusahaan, Dorong Revolusi AI Agentik di Dunia Bisnis
Rabu, 29 Okt 2025, 15:45 WIBJAKARTA â OutSystems resmi mengumumkan ketersediaan luas Agent Workbench, sebuah platform berbasis AI agentik yang dirancang untuk membantu perusahaan mempercepat transformasi digital mereka. Platform ini memungkinkan bisnis membangun dan mengelola agen AI cerdas untuk berbagai kebutuhan operasional, mulai dari analisis data hingga otomatisasi proses kerja.
Peluncuran ini dilakukan di ajang tahunan OutSystems 2025 ONE Conference yang mempertemukan ribuan pemimpin teknologi, pengembang, dan mitra global. OutSystems menilai, di tengah meningkatnya adopsi AI, perusahaan membutuhkan sistem yang aman, terintegrasi, dan mudah diatur untuk mengoptimalkan potensi teknologi agentik.
CEO OutSystems, Woodson Martin, menegaskan bahwa AI agentik kini menjadi pendorong utama inovasi dan efisiensi di berbagai industri. âAI agentik adalah salah satu kekuatan terbesar untuk mendorong transformasi perusahaan. Dengan Agent Workbench, organisasi dapat mencapai hasil luar biasa sambil tetap menjaga kendali dan kepatuhan,â ujar Martin.
Menurutnya, platform ini bukan hanya sekadar alat AI, tetapi juga pondasi untuk membangun agentic enterpriseâekosistem yang menggabungkan data, alur kerja, dan agen cerdas dalam satu sistem terpadu. Peserta program Early Access telah melaporkan peningkatan efisiensi dan performa bisnis yang signifikan.
Salah satu pengguna awal, Axos Bank, mengaku mengalami perubahan besar setelah menerapkan Agent Workbench. âDengan Agent Workbench, kami bisa dengan cepat dan aman membangun agen untuk menganalisis error logs dan mengotomatisasi entri data dari dokumen. Langkah ini memperkuat strategi AI kami dalam membangun perbankan yang lebih cerdas dan responsif,â kata Kevin Hearn, SVP Head of Consumer Bank Development Axos Bank.
Sementara itu, Thermo Fisher Scientific memanfaatkan Agent Workbench untuk mengubah proses dukungan pelanggan melalui Customer Escalation Agent. Agen ini mampu membaca data tidak terstruktur dan memprioritaskan penanganan masalah tanpa campur tangan manual, sehingga mempercepat penyelesaian kasus pelanggan secara signifikan.
Perusahaan Inggris The Arch Company juga merasakan manfaat besar lewat penerapan content classification agent yang mengotomatisasi pengelolaan pertanyaan pelanggan. Sistem berbasis AI tersebut menggantikan proses manual yang memakan waktu dan meningkatkan kepuasan pelanggan berkat respons yang cepat dan akurat.
Bukan hanya perusahaan besar, lembaga keuangan seperti Grihum Housing Finance di India turut mengoptimalkan proses underwriting pinjaman melalui sistem agentik ini. Agen AI mereka kini dapat menganalisis laporan properti secara lebih akurat, mengurangi risiko kesalahan, serta mempercepat proses persetujuan kredit.
Di sisi lain, perusahaan konsultan internasional TeamWork menggunakan Agent Workbench untuk mempercepat penyelesaian tiket dukungan teknis. Melalui sistem multi-agen yang dikembangkan, TeamWork berhasil memangkas waktu penanganan kasus dan meningkatkan kualitas layanan kepada klien globalnya.
OutSystems juga menambahkan sejumlah fitur baru dalam versi umum Agent Workbench ini, seperti agent marketplace dan dukungan Model Context Protocol (MCP) yang mempercepat integrasi dengan berbagai sistem bisnis. Platform ini kompatibel dengan berbagai model AI terkemuka, termasuk AWS Bedrock, Azure OpenAI, Anthropic, Gemini, hingga IBM WatsonX.
Hélio Pimenta, Associate Partner KPMG Low-Code CoE, mengatakan bahwa solusi ini menghadirkan kecepatan sekaligus kepastian tata kelola. âAgent Workbench memungkinkan tim untuk merancang, mengorkestrasi, dan menerapkan agen AI otonom dengan tetap menjaga transparansi dan keamanan di setiap tahap operasional,â ujarnya.
OutSystems menegaskan bahwa inovasi ini menjadi langkah besar menuju masa depan bisnis yang digerakkan oleh AI. Dengan kemampuan agentik yang kuat, perusahaan kini dapat mempercepat otomatisasi, menghemat biaya, dan menciptakan nilai bisnis baru yang berkelanjutan.
Sebagai pelopor platform low-code bertenaga AI, OutSystems kini dipercaya oleh ribuan perusahaan di lebih dari 75 negara. Melalui Agent Workbench, perusahaan memperkuat posisinya sebagai mitra utama bagi organisasi yang ingin beradaptasi cepat di era digital dengan kolaborasi kuat antara manusia dan kecerdasan buatan.
- bisnis
- Artificial Intelligence (AI)
- AI
- Inovasi
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Mendikdasmen Tekankan Perlunya Kuasai AI Dengan Kompetensi dan Keadaban Digital
-
Daftar Pemenang Golden Globes Awards 2026, "Hamnet" Raih Film Drama Terbaik
-
BMKG Keluarkan Peringatan Waspada Gelombang Setinggi Empat Meter
-
Kali Cipinang Meluap, 19 RW Terendam
-
Dari Pagi hingga Senja: SAR Jambi Sisir Batanghari, Cari Lansia yang Hilang
-
Baznas DKI Targetkan Himpun Dana ZIS Rp450 Miliar pada 2026
-
PLN Jamin Pasokan Listrik di 15.000 Hunian Sementara bagi Korban Bencana Sumatra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.