Kenapa Kucing Suka Dielus? Begini Cara Membelai yang Benar dan Disukai Anabul
Minggu, 09 Agu 2026, 12:40 WIBMengelus kucing bisa menjadi cara yang menenangkan untuk mempererat ikatan antara Anda dengan kucing kesayangan. Tapi, setiap kucing punya preferensi masing-masing. Luangkan waktu untuk mempelajari elusan mana yang mereka sukai. Anda akan menemukan area mana yang mereka sukai dan tidak disukai.
Kucing yang terikat dan hidup dalam kelompok sosial yang dekat sering melakukan perawatan bersama, yang juga dikenal sebagai allogrooming. Mereka saling menggosokkan hidung dan saling menggesekkan tubuh. Meskipun terlihat seperti ungkapan kasih sayang yang menggemaskan, tujuan sebenarnya dari perilaku ini adalah untuk mentransfer feromon satu sama lain, menciptakan aroma kelompok dan rasa kebersamaan.
Namun, kenikmatan dielus lebih dari sekadar perpindahan aroma. Mengelus kucing Anda dapat melepaskan endorfin â hormon yang membuat perasaan nyaman â yang membantu kucing merasa tenang dan rileks. Kucing juga memiliki banyak ujung saraf di tempat-tempat yang mereka sukai untuk dielus â jadi mungkin itu juga terasa menyenangkan!
Kucing memiliki kelenjar aroma di pipi dan dahinya. Saat Anda mengelus area kepala tersebut, feromon mereka akan berpindah ke Anda, memperkuat bahwa Anda adalah bagian dari kelompok sosial mereka. Area ini jugaSulit bagi kucing Anda untuk merawat dirinya sendiri , jadi ia bisa merasa sangat nyaman.
Sama seperti bagian kepala lainnya, kucing memiliki banyak kelenjar aroma dan ujung saraf di bawah dagunya, sehingga tempat ini menjadi tempat favorit untuk dielus dan digaruk.
Cara Mengelus Kucing yang Benar
- Gunakan tips ini untuk membelai kucing Anda dan temukan tempat favoritnya:
- Biarkan kucing Anda mendekati Anda terlebih dahulu.
- Ulurkan tangan Anda untuk memeriksa apakah kucing Anda ingin bersentuhan.
- Elus kucing Anda searah dengan pertumbuhan bulunya.
- Perhatikan apakah kucing Anda ingin Anda melanjutkan â mendengkur dan menggaruk-garuk adalah tanda positif, dan beberapa kucing bahkan mungkin mengeluarkan air liur saat mereka sangat menikmatinya.
- Tetap waspada. Bahasa tubuh dan perhatikan tanda-tandanya â seperti ekor yang berkedut atau telinga yang rata â itu menandakan mereka sudah cukup dan mulai terlalu bersemangat.
Jika kucing Anda berguling saat dielus, itu mungkin terlihat seperti ajakan untuk menggelitik perutnya. Tetapi memperlihatkan perutnya adalah tanda merek merasa nyaman berada di dekat Anda.
Kebanyakan kucing tidak menikmati elusan perut, jadi cukup garuk di bawah dagunya atau gelitik pipinya saja.
Awasi dengan cermat interaksi antara kucing dan anak-anak. Ajari mereka pentingnya membiarkan kucing mendekati mereka, dan tunjukkan kepada mereka cara mengulurkan tangan untuk melihat apakah kucing Anda ingin dielus.
Di area mana Anda bisa membelainya?
Bagian tubuh yang paling sering dijilat atau dielus oleh kucing adalah bagian yang memiliki konsentrasi kelenjar aroma tertinggi, termasuk:
- Dahi (kelenjar temporal)
- Bagian atas kepala (kelenjar pineal)
- Pipi (kelenjar pipi)
- Sekitar mulut (kelenjar perioral)
- Bawah dagu (kelenjar submandibular)
- Pangkal ekor (kelenjar supra-kaudal) â tetapi tidak untuk semua kucing!
Sebagian besar kucing juga senang dielus di area berikut:
- Leher
- Dada
- Bahu
- Belakang telinga
- Bagian atas punggungÂ
Tempat-tempat yang sebaiknya dihindari:
- Ekor
- Perut
- Bokong
- Kaki dan cakar
Kapan sebaiknya menghindari mengelus kucing?
Kucing tidak selalu ingin dielus â terkadang bahkan kucing yang paling suka dipeluk pun sedang tidak mood. Jika kucing sedang stres, cemas, atau teralihkan perhatiannya, sebaiknya tunda dulu mengelusnya.
Perhatikan bahasa tubuh kucing Anda dan waspadai tanda-tanda berikut yang menunjukkan bahwa kucing Anda tidak ingin dielus: tubuh tegang, telinga pipih, dan mengibaskan ekor.
Jika Anda tidak yakin kapan harus membelai kucing, biarkan mereka yang menentukan. Jika mereka mendekati Anda untuk mencari kasih sayang, belai mereka sebentar selama sekitar tiga detik. Jika mereka pergi, mungkin sudah cukup, tetapi jika mereka terus kembali untuk meminta lebih, belai mereka lagi selama tiga detik.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Kereta Cepat Shinkansen Rute Akita-Tokyo Alami Keterlambatan Usai Tabrak Beruang, Dampak Lonjakan Konflik Satwa Meningkat
-
Marinir AS Berlatih untuk Serangan Udara Perkotaan dengan F-35 dan MV-22B Osprey Persiapan Konflik dengan Tiongkok
-
Histeria di Langit Denver! Pesawat American Airlines Terbakar Sebelum Lepas Landas, Penumpang Panik Lompat di Tengah Asap Tebal!
-
Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan FSC Menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Strategis untuk Mendorong Pengelolaan Hutan Berkelanjutan.
-
Kurang dari Dua Minggu, Bank Jakarta Tuntaskan Penyaluran Dana Pemerintah ke Sektor Produktif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.