FC Köln vs Bayern Munich: Misi Mustahil Sang Kambing Tua Hadapi Raksasa Bavaria

Rabu, 29 Okt 2025, 07:34 WIB

KÖLN, JERMAN — FC Köln akan mencoba menantang logika sepak bola saat menjamu Bayern Munich di RheinEnergieStadion, Rabu (29/10) malam,dalamputaran kedua DFB Pokal (Piala Jerman). Dalam kondisi pincang dan performa menurun, Die Geißböcke berusaha menghadang laju sempurna Bayern yang seolah tak tersentuh di bawah asuhan Vincent Kompany.

Empat puluh dua tahun telah berlalu sejak Köln terakhir kali mengangkat trofi DFB Pokal, dan kesempatan untuk mengulang sejarah itu kini tampak seperti mimpi di siang bolong. Lawan yang mereka hadapi bukan sembarang tim, melainkan penguasa abadi sepak bola Jerman yang sedang menjalani start terbaik dalam sejarah klub: 13 kemenangan dari 13 laga di semua ajang, mencetak 47 gol dan hanya kebobolan sedikit.

Ket. Foto: Ilustrasi pemain Bayern Munich. — Sumber: AFP

Sementara itu, tim asuhan Lukas Kwasniok justru terperosok di papan bawah Bundesliga. Kekalahan 0-1 di markas Borussia Dortmund akhir pekan lalu memperpanjang periode buruk mereka. Lebih menyakitkan, gol tunggal Dortmund lahir pada menit ke-96, dan sepanjang laga Köln tak mampu mencatat satu pun tembakan tepat sasaran,potret nyata betapa tumpulnya serangan mereka musim ini.

Tugas semakin berat jika melihat sejarah pertemuan kedua tim. Köln tak pernah menang atas Bayern dalam 20 pertemuan terakhir, dengan kemenangan terakhir terjadi pada 2011. Kini, untuk sekadar memperpanjang napas di kompetisi piala, mereka harus mematahkan kutukan panjang tersebut.

Sebaliknya, Bayern tampil seperti mesin yang tak pernah kehabisan tenaga. Di bawah sentuhan Kompany, Die Roten bukan hanya menang, tapi menang dengan gaya. Kemenangan 3-0 atas Borussia Mönchengladbach pekan lalu memperpanjang catatan sempurna mereka di semua kompetisi dan mengokohkan posisi sang pelatih muda asal Belgia itu di kursi panas Allianz Arena,lengkap dengan kontrak baru sebagai ganjaran atas start sensasional.

Namun, di balik kesempurnaan itu, Bayern menyimpan misi khusus. Meski mendominasi Bundesliga dan Eropa dalam lima tahun terakhir, mereka justru paceklik di DFB Pokal. Terakhir kali trofi ini singgah di Munich adalah pada tahun 2020, saat Bayern menundukkan Bayer Leverkusen di final. Sejak itu, langkah mereka selalu terhenti sebelum partai puncak. Kini, Kompany membawa ambisi ganda: memperpanjang rekor tak terkalahkan sekaligus mengakhiri dahaga gelar domestik kedua.

Meski demikian, Bayern datang tidak dalam kondisi sepenuhnya lengkap. Tiga pemain penting masih menepi karena cedera panjang: Alphonso Davies (lutut), Hiroki Ito (kaki), dan Jamal Musiala (betis). Tapi, kedalaman skuad raksasa Bavaria membuat absensi mereka nyaris tak terasa.

Sebaliknya, Köln justru menghadapi krisis di lini belakang. Bek andalan Timo Hübers mengalami cedera lutut parah dan harus naik meja operasi, sementara Luca Kilian dan Rav van den Berg juga absen jangka panjang. Kwasniok dipaksa memutar otak untuk meracik formasi darurat melawan barisan penyerang Bayern yang sedang buas.

Di atas kertas, semua tanda menunjuk pada kemenangan Bayern. Namun sepak bola Jerman selalu punya sisi romantis: keajaiban di malam piala, di mana tim kecil bisa menjatuhkan raksasa meski hanya untuk sekali.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.