Napoli Puncaki Serie A Usai Taklukkan Inter, Namun Kehilangan De Bruyne

Minggu, 26 Okt 2025, 06:40 WIB

MILAN, ITALIA — Napoli kembali ke jalur kemenangan sekaligus merebut puncak klasemen Serie A setelah menundukkan Inter Milan 3-1 di Stadio Diego Armando Maradona, Minggu (26/10) dini hari WIB. Namun, kemenangan penting itu diwarnai kabar buruk: Kevin De Bruyne cedera usai mencetak gol.

AC Milan sebelumnya hanya bermain imbang melawan Pisa pada Jumat malam dan mengoleksi 17 poin, membuka peluang bagi Napoli untuk mengambil alih posisi teratas. Dengan kemenangan ini, tim asuhan Antonio Conte unggul satu poin di puncak klasemen sementara.

Ket. Foto: Pemain Napoli dan Inter Milan berebut bola dalam laga Serie A Italia, Minggu (26/10) dini hari WIB. — Sumber: AFP

Sebelum laga ini, Napoli tengah dalam periode sulit, menelan dua kekalahan dari tiga laga terakhir Serie A, termasuk dari Milan, serta dibantai 2-6 oleh PSV Eindhoven di Liga Champions. Namun kali ini, di hadapan publik sendiri, mereka bangkit dengan performa meyakinkan.

“Itu malam yang fantastis. Kami bermain seperti tim besar, kami tahu harus tampil luar biasa dan kami melakukannya,” ujar Scott McTominay, gelandang Napoli. “Ini reaksi sempurna setelah malam buruk di Liga Champions.”

Napoli membuka skor pada menit ke-33 lewat penalti Kevin De Bruyne. Hukuman itu diberikan setelah Henrikh Mkhitaryan menjatuhkan Giovanni Di Lorenzo di kotak terlarang. Dalam prosesnya, Mkhitaryan sendiri harus ditarik keluar karena cedera.

De Bruyne dengan tenang menuntaskan eksekusi penalti tersebut, gol keempatnya di Serie A musim ini, setelah sebelumnya mencetak dua dari titik putih dan satu dari tendangan bebas. Namun kebahagiaan itu tak berlangsung lama. Gelandang asal Belgia berusia 34 tahun itu terlihat memegangi hamstring dan harus ditandu keluar lapangan.

“Kami sedang melalui masa sulit dengan banyak pemain cedera. Kini Kevin juga mengalami hal serupa. Tapi saya bangga dengan karakter tim yang tetap berjuang,” ujar pelatih Napoli, Antonio Conte.

Presiden Inter, Giuseppe Marotta, menilai penalti tersebut tidak semestinya diberikan. “Penalti itu tidak berdasar, tayangan ulang jelas menunjukkan bukan pelanggaran. Keputusan itu mengubah dinamika pertandingan,” ujarnya. “Meski begitu, Napoli tetap layak menang.”

Napoli menggandakan keunggulan lewat sepakan keras McTominay dari tepi kotak penalti pada menit ke-54. Lima menit berselang, Inter memperkecil ketertinggalan melalui penalti Hakan Calhanoglu setelah bola tembakan Lautaro Martinez mengenai tangan Alessandro Buongiorno.

Namun, Napoli memastikan kemenangan ketika Andre-Frank Zambo Anguissa mencetak gol ketiga di menit ke-67, menuntaskan umpan silang yang tak mampu dihalau barisan belakang Nerazzurri.

“Inter datang dengan niat menghancurkan kami, tapi kami tak pernah menyerah,” tegas Conte. “Kami tetap berjuang sampai akhir, dan kemenangan ini sepenuhnya pantas.”

Kekalahan ini membuat Inter turun ke posisi keempat, di bawah AS Roma yang baru akan menghadapi Sassuolo pada Minggu dan berpeluang menyamai poin Napoli di puncak.

Dalam laga lain, Atalanta mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka di Serie A, meski hanya bermain imbang 1-1 di markas Cremonese. Ini menjadi hasil imbang keenam dari delapan pertandingan, membuat La Dea tertahan di peringkat kedelapan.

Jamie Vardy, yang baru dua kali menjadi starter sejak pindah dari Leicester, mencetak gol pertamanya di Serie A pada menit ke-79 untuk membawa Cremonese unggul. Namun Marco Brescianini yang baru masuk sebagai pemain pengganti berhasil menyamakan kedudukan dua menit kemudian lewat tembakan yang membentur tiang sebelum masuk ke gawang.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.