Batu Art Flower Carnival 2025, Upaya Angkat Potensi Alam dan Kekayataan Budaya
📅 Minggu, 26 Okt 2025, 23:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Ananto Pradana
MALANG – Upaya untuk memperkenalkan potensi alam dan kekayaan budaya daerah sangat penting karena membawa berbagai manfaat signifikan di berbagai sektor, baik bagi daerah itu sendiri maupun bagi negara secara keseluruhan.
Promosi yang efektif dapat menarik wisatawan, baik domestik maupun internasional, sehingga meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pariwisata. Hal ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal.
Industri pariwisata yang berkembang menciptakan berbagai peluang kerja, mulai dari pemandu wisata, pengelola penginapan, pengrajin suvenir, hingga pekerja di bidang kuliner. Meningkatnya jumlah pengunjung dapat menarik para investor untuk berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendukung pariwisata, seperti hotel, restoran, dan transportasi.
Kekayaan budaya dapat menjadi inspirasi bagi produk dan jasa ekonomi kreatif, seperti kerajinan tangan, kuliner tradisional, dan pertunjukan seni, yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tak hanya manfaat ekonomi, pengenalan budaya daerah mendorong masyarakat untuk bangga dan lebih bersemangat dalam melestarikan warisan leluhur mereka, seperti adat istiadat, bahasa, dan kesenian tradisional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah Kota (Pemkot) Batu memperkenalkan potensi alam dan kekayaan budaya setempat melalui penyelenggaraan Batu Art Flower Carnival 2025 bertema 'Pesona Harmoni Alam dan Budaya Kota Batu Sae' yang diselenggarakan di sepanjang Jalan Panglima Sudirman, Minggu (26/10).
"Tentang potensi alam dan budaya khas dari setiap wilayah di Kota Batu, kami perkenalkan melalui acara ini," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardiansyah, di Kota Batu, Jawa Timur.
Penyelenggaraan event dalam rangkaian Hari Ulang Tahun ke-24 Kota Batu itu diharapkan meningkatkan daya tarik dan sebagai sarana mempromosikan pariwisata di wilayah setempat.
Pemkot setempat menargetkan jumlah kunjungan wisata pada 2025 sebesar 11,5 juta orang. Target tersebut mengalami lonjakan dari periode 2024 yang berada di angka 11 juta dengan realisasi 10,8 juta wisatawan.
Pada acara tersebut total diikuti oleh 67 kontingen yang berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Batu, pemerintah desa, kelurahan, hingga berbagai instansi yang ada di wilayah setempat.
Acara itu pun juga dihadiri tamu undangan dari beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Kota Malang, Kabupaten Sumenep, dan Kota Pasuruan.
Setiap kontingen mampu menyuguhkan kreativitas beragam pada kostum yang digunakan, yakni dengan memadukan pakaian tradisional dengan balutan hiasan bunga hias berwarna warni.
Bunga hias merupakan salah potensi perkebunan yang menjadi unggulan dari Kota Batu.
Kemudian, setiap derap langkah kontingen serta juga dibarengi dengan pertunjukan kesenian tradisional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!