BPOM RI Nobatkan Pasar Sentul, Yogyakarta, Jadi Pasar Pangan Aman Terbaik

Jumat, 24 Okt 2025, 17:15 WIB

YOGYAKARTA - Keberhasilan menjaga kepercayaan masyarakat menjadi kunci utama bagi pasar rakyat untuk tetap hidup dan berkembang. Prinsip itulah yang mengantarkan Pasar Sentul, Kota Yogyakarta, meraih penghargaan tertinggi sebagai Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA) 2025 di Jakarta, Selasa (21/10).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani, mengatakan capaian itu merupakan hasil proses panjang transformasi pasar yang dijalankan pemerintah kota sejak 2021. Melalui pembinaan berkelanjutan, Yogyakarta berhasil mendorong 11 dari 29 pasar rakyat menjadi pasar pangan aman berbasis komunitas.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Pemkot Yogyakarta

“Sejak 2021, Kota Yogyakarta mampu mereplikasi 11 dari 29 pasar rakyat sebagai pasar pangan aman berbasis komunitas. Bahkan dari 2021 hingga 2025 tidak ditemukan lagi bahan berbahaya pada bahan pangan seperti boraks maupun formalin,” jelasnya.

Menurut Ambar, kepercayaan konsumen adalah fondasi utama dalam menjaga daya saing pasar rakyat. “Pasar pada dasarnya adalah tempat jual beli yang harus dibangun atas dasar kepercayaan. Ketika produk yang dijual aman, pedagang akan laris karena konsumen akan terus membeli bahkan merekomendasikannya lewat kekuatan word of mouth,” terangnya.

Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah dan komunitas pedagang menjadi faktor penting agar konsep pasar pangan aman berjalan konsisten dan berkelanjutan. “Kalau pasar ingin terus hidup dan berkembang, maka keamanan pangan menjadi kuncinya. Jangan sampai pasar mati karena hilangnya kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta juga menghadirkan layanan Pojok Tes Kit di Pasar Prawirotaman, yang memungkinkan pedagang menguji langsung keamanan produk mereka. Fasilitas ini sekaligus menjadi media edukasi untuk mendeteksi bahan berbahaya seperti boraks dan formalin.

Pasar Prawirotaman sebelumnya telah meraih Sertifikasi SNI Pasar Rakyat pada 2023 dan Juara II Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas tingkat nasional. Keberhasilan tersebut memperlihatkan bahwa penerapan konsep pasar pangan aman mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi rakyat di Yogyakarta.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.