Bantul Gulirkan Bansos Pangan untuk 1.154 Keluarga, Targetkan Turunkan Kemiskinan Ekstrem

Kamis, 23 Okt 2025, 17:52 WIB

BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul meluncurkan program bantuan sosial (bansos) pangan “Sambung Pangan Warga Bantul” untuk 1.154 keluarga penerima manfaat dari 16 kecamatan.

Program ini menjadi langkah nyata Pemkab Bantul dalam menekan angka kemiskinan ekstrem melalui penyaluran bantuan sembako senilai Rp200 ribu per bulan selama empat bulan.

Ket. Foto: Penyaluran bansos pangan bagi KPM di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kamis (23/10). — Sumber: ANTARA/HO-Kominfo Bantul

"Bansos pangan yang diberi nama Sambung Pangan Warga Bantul ini akan diberikan kepada 1.154 KPM dari 16 kapanewon (kecamatan) yang masuk dalam data kemiskinan ekstrem," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bantul Sukrisna Dwi Susanto saat peluncuran program bansos itu di Bantul, Kamis.

Menurut dia, setiap KPM akan mendapatkan bansos senilai Rp200 ribu yang dapat diambil melalui warung pangan warga yang telah ditunjuk. Bansos pangan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bantul.

"Bantuan berupa sembako senilai Rp200 ribu ini akan disalurkan selama empat bulan, mulai dari September hingga Desember 2025, dengan tahap penyaluran dilakukan pada bulan Oktober dan November 2025," katanya.

Dia menjelaskan, penerima manfaat akan mendapatkan kartu virtual account yang dapat digunakan untuk menukarkan kebutuhan pangan di warung pangan warga yang ditunjuk pemerintah untuk menyalurkan bansos itu.

Selain bantuan berupa sembako, juga disalurkan alat bantu disabilitas untuk 11 penerima manfaat, sebagai wujud perhatian dan dukungan pemerintah untuk mewujudkan Bantul yang inklusif dan setara bagi seluruh warga tanpa kecuali.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi mulai dari proses pendataan keluarga penerima manfaat, verifikasi, penyaluran hingga pendampingan di lapangan.

Menurut dia, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat desa, stakeholder, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan program pengentasan kemiskinan ekstrem.

"Mari bersama kita merawat solidaritas sosial, perkuat tekad, dan satukan langkah untuk mewujudkan Kabupaten Bantul yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan," katanya.

  • jateng
  • bantul
  • bansos
  • kemiskinan ekstrem

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.