Menbud: Penulisan Ulang Sejarah Dirilis 14 Desember

Rabu, 22 Okt 2025, 16:00 WIB

JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon membeberkan progres penulisan ulang Sejarah RI yang digagas Kementerian Kebudayaan (Kemenbud). Buku itu, rencananya diluncurkan pada peringatan Hari Sejarah pada 14 Desember 2025.

“Bertepatan dengan hari Sejarah, yaitu pada tanggal 12 atau 14 Desember. Waktu tersebut dipilih karena permintaan dari para sejarawan,” kata Menbud saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta Selatan, Selasa (21/10).

Ket. Foto: Menteri Kebudayaan, Fadli Zon — Sumber: Kementerian Kebudayaan

Menurut dia, penetapan waktu tersebut juga bertepatan dengan saat dimulainya penulisan ulang Sejarah. Sebelum diluncurkan, nantinya akan ada sesi diskusi untuk mematangkan hasil penulisan sejarawan dari 34 perguruan tinggi.

"Saat ini naskah tersebut sudah dalam tahap editing. Jika proses penulisannya sudah selesai, sebelum diluncurkan akan ada sesi diskusi 1-2 kali lagi dengan para sejarawan," ucap Fadli.

Kemudian, ia mengungkapkan, sebagian besar rancangan penulisan sejarah (draft) sudah masuk ke editor umum. Pihaknya tetap melakukan pemutakhiran penulisan untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan teknis seperti ejaan oleh editor bahasa.

"Sebagian besar sudah masuk ke editor umum. Baru nanti akan ada proofreading lagi, editor bahasa," ujar dia.

Sementara, proyek penulisan ulang sejarah RI merupakan hasil kinerja Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi. Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kemenbud, Restu Gunawan.

Ia menjelaskan, penulisan ulang sejarah RI bertujuan merekonstruksi secara komprehensif peristiwa masa lalu bangsa Indonesia yang dianggap penting. Hal tersebut dilakukan sebagai himpunan pencapaian bangsa dalam perjalanan sejarah pembentukan identitas bangsa yang merdeka dan berdaulat.

"Saat ini penulisan buku sejarah sudah memasuki tahap editing. Mudah-mudahan tahun ini bisa selesai," ujar diasaat membahas capaian kinerja Kementerian Kebudayaan, Gedung Kemendikdasmen, Selasa malam. ​

Penulisan ulang sejarah RI juga dilakukan sistem pemutakhirkan pengembangan kajian sejarah dengan segala kebaruannya. Baik dalam aspek ruang lingkup, metode, pendekatan, dan metodologi keilmuan.

Penulisan ulang sejarah RI menjadi salah satu dari empat belas program prioritas Ditjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi. Ia berharap, proyek penulisan ulang sejarah RI bisa secepatnya di selesaikan. ils/I-1

  • menbud
  • Perbarui Buku Sejarah

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.