Graham Potter Resmi Jadi Pelatih Baru Timnas Swedia
Selasa, 21 Okt 2025, 08:26 WIBSTOCKHOLM, SWEDIA â Federasi Sepak Bola Swedia (SvFF) resmi menunjuk mantan pelatih Chelsea, Graham Potter, sebagai pelatih baru tim nasional Swedia. Pengangkatan ini diumumkan pada hari Senin (21/10) waktu setempat, menyusul pemecatan Jon Dahl Tomasson pekan lalu setelah tiga kekalahan beruntun di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Tomasson diberhentikan pada tanggal 14 Oktober setelah timnya hanya meraih satu poin dari empat pertandingan awal babak kualifikasi zona Eropa. Posisi Swedia yang terpuruk di dasar Grup B membuat federasi bergerak cepat mencari sosok baru untuk mengembalikan performa tim.
Dalam pernyataan resminya, SvFF menegaskan bahwa Potter akan bertugas membangkitkan kembali semangat tim yang diperkuat dua penyerang papan atas, Alexander Isak dan Viktor Gyökeres.
âTujuan kami adalah menciptakan kondisi terbaik agar Swedia bisa lolos ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko,â tulis federasi dalam keterangan resminya.
Kontrak Potter mencakup sisa masa kualifikasi, termasuk dua laga penting melawan Swiss dan Slovenia pada November mendatang, serta potensi babak playoff pada bulan Maret 2026. Jika Swedia berhasil lolos, kontrak otomatis diperpanjang hingga putaran final.
âSaya sangat rendah hati menerima tanggung jawab ini, tetapi juga sangat bersemangat. Swedia memiliki banyak pemain fantastis yang tampil konsisten setiap pekan di liga-liga terbaik dunia,â ujar Potter, 50 tahun, dalam pernyataannya.
Meski memiliki lini depan mahal dengan duet Isak dan Gyökeres, Swedia belum mampu mencetak satu gol pun dalam tiga laga terakhir. Kondisi itu membuat mereka berada di posisi juru kunci grup dan kehilangan arah permainan di bawah asuhan Tomasson.
Penunjukan Potter membawa nuansa baru sekaligus nostalgia bagi publik Swedia. Pelatih asal Inggris itu sempat menorehkan prestasi gemilang bersama klub lokal Ãstersunds FK pada 2011â2018, membawa tim kecil itu naik dari divisi empat hingga ke liga utama Allsvenskan, bahkan menembus kompetisi Eropa.
Setelah sukses di Swedia, Potter melanjutkan karirnya ke Inggris dengan melatih Swansea City, Brighton & Hove Albion, Chelsea, dan terakhir West Ham United, sebelum dipecat pada September lalu setelah masa sulit selama sembilan bulan.
Potter yang dulu dianggap sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Inggris kini diberi kesempatan kedua untuk membuktikan kapasitasnya, kali ini di panggung internasional. Harapan besar pun mengiringi debutnya di bangku pelatih Swedia, yang menuntut kebangkitan segera demi menjaga peluang tampil di Piala Dunia 2026.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Usulkan 'James Bond Swedia', Ternyata Alexander Skarsgard Pernah Jadi Agen Dinas Rahasia Negaranya!
-
Malaysia Bakal Berlakukan Aturan Ketat Medsos Mulai 2026
-
Lekker! Nasi Goreng Jadi Makanan Favorit Tijjani Reijnders
-
Pemkab Jayapura Minta Uluran Tangan Pusat, Fasilitas Pasar Butuh Perhatian Serius
-
Hasil Liga Champions: Arsenal Melaju ke Perempat Final usai Kalahkan Leverkusen 2-0
-
Swedia Pindahkan Gereja Kayu Berumur 113 Tahun untuk Perluasan Tambang
-
Cuaca Kamis, Sebagian Jakarta Diguyur Hujan pada Malam Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.