Pusat Data Korsel Pulih Pasca Kebakaran, Layanan Publik Kembali Normal

Senin, 20 Okt 2025, 22:07 WIB

MOSKOW - Korea Selatan (Korsel) memulihkan lebih dari 50 persen data dan sistem pemerintah yang rusak akibat kebakaran di Layanan Sumber Daya Informasi Nasional (NIRS) di Kota Daejeon, kata Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Yun Ho-jung, Senin (20/10).

“Karena tingkat pemulihan sistem data administratif pemerintah telah melampaui 50 persen, proses pemulihan kini memasuki fase pemulihan bertahap,” ujar Yun dalam sebuah pertemuan, seperti dikutip kantor berita Yonhap.

Ket. Foto: — Sumber: AP

Hingga Senin siang, 375 dari 709 sistem yang rusak telah dipulihkan, yang merupakan 52,9 persen dari total kerusakan, demikian menurut laporan tersebut, mengutip Markas Besar Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Pusat (CDSCH). Saat ini, pekerjaan sedang dilakukan untuk memulihkan 334 sistem yang tersisa, tambahnya.

Sementara itu, Kim Min-jae, Wakil Direktur Utama CDSCH, mengatakan dalam pengarahan Senin bahwa 86 sistem lainnya dijadwalkan untuk dipulihkan pekan ini, termasuk Pusat Informasi Hukum Nasional, pusat informasi umum Kementerian Urusan Patriot dan Veteran, dan lainnya.

Badan Pemadam Kebakaran Nasional Korsel melaporkan bahwa kebakaran di fasilitas NIRS pada 26 September disebabkan oleh baterai litium-ion dalam sistem daya tak terputus (UPS) dan kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah 22 jam.

Meskipun penyebab pastinya belum diketahui, pejabat badan tersebut menjelaskan bahwa kebakaran dimulai saat prosedur pemadaman listrik sebelum baterai dipindahkan.

Akibat kebakaran itu, sebanyak 384 baterai hancur dan lebih dari 700 layanan serta jaringan internal pemerintah sempat terhenti. Ant/Sputnik

  • korean won

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.