BLT Cair Mulai Hari Ini! Seskab Teddy Pastikan KPM Dapat Rp900.000 untuk 3 Bulan
📅 Senin, 20 Okt 2025, 10:51 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ANTARA
TANGERANG SELATAN - Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya memastikan program stimulus Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) yang akan disalurkan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) akan cair pada Senin (20/10).
Bantuan Langsung Tunai Sementara tersebut untuk tiga bulan ini, yaitu Oktober, November, dan Desember, masing-masing sebesar Rp300 ribu per bulan.
"Jadi dalam 3 bulan ini, Oktober, November, Desember, akan ada tambahan bantuan langsung tunai. Jadi intinya adalah, 3 bulan itu mereka berhak masing-masing sebulan mendapat Rp300.000. Nanti mulai hari Senin, Minggu depan dapat diambil, berarti sekali ambil langsung dapat Rp900.000," kata Teddy di Tangerang, Minggu (19/10).
Ia menjelaskan bantuan tersebut akan disalurkan melalui bank-bank Himbara dan PT Pos Indonesia. BLTS diberikan oleh pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.
Dimana, katanya, program BLTS ini telah di-launching pada Jumat (16/10) oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartanto.
"Sudah ditelepon langsung oleh Pak Mensos, bank-bank Himbaranya, kemudian kantor Pos juga, jadi sudah dapat dipastikan hari Senin, dan hari-hari selanjutnya itu uangnya, BLT-nya sudah dapat langsung diterima, dan tentunya sesuai yang diharapkan oleh Bapak Presiden," ujarnya.
Seskab juga bilang, bantuan 3 bulan itu merupakan hasil dari efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah Presiden Prabowo Subianto pada awal tahun ini.
"Jadi totalnya tadi untuk 35,04 juta keluarga penerima manfaat itu senilai Rp30 triliun lebih," ucapnya.
Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo sangat memperhatikan kebijakan untuk masyarakat miskin.
Kendati, pemerintah pun menambah terus bantuan untuk kelompok paling bawah sebagai penerima manfaat.
"Pagu anggaran tahun 2025 ini Ada Rp71 triliun untuk 20 juta KPM. Tapi di era Bapak Presiden Prabowo itu dinaikkan menjadi Rp110 triliun lebih dan ini mungkin terbesar dalam sepanjang sejarah," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!