Wamendag: Trade Expo Indonesia 2025 Bukan Sekadar Pameran, Tapi Gerbang ke Pasar Dunia!
📅 Minggu, 19 Okt 2025, 14:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara.
JAKARTA – Trade Expo Indonesia bukan sekadar ajang pameran dagang tahunan, tapi juga barometer kekuatan ekspor nasional.
Di tengah dinamika ekonomi global yang makin kompetitif, TEI jadi ruang strategis bagi pelaku usaha Indonesia untuk menembus pasar internasional.
Lewat pertemuan langsung antara buyer dan exhibitor, produk-produk unggulan lokal punya peluang lebih besar dikenal, diuji, dan dikontrak oleh mitra global.
Lebih dari sekadar transaksi, TEI juga menjadi wadah membangun jejaring bisnis, memperkuat citra Indonesia sebagai negara dengan produk berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Bagi UMKM, momentum ini penting untuk naik kelas—belajar memahami tren pasar dunia, memperbaiki kemasan, hingga meningkatkan standar produksi agar bisa menembus rantai pasok global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti menyebutkan ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 merupakan momentum bagi pelaku usaha untuk go ke pasar internasional.
"Ajang TEI ini merupakan kesempatan emas bagi para pelaku usaha agar dapat menjajakan produknya agar dapat lebih dikenal di kancah internasional," kata Wamendag Roro Esti saat mengunjungi booth Pangan Nusa Expo di TEI 2025, Tangerang, Banten, sebagaimana dikutip dari keterangannya, di Jakarta, Sabtu (18/10).
Menurut dia, pameran internasional TEI 2025 memiliki setidaknya 8.045 buyer terdaftar dari 130 negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ajang TEI ke-40 yang dibuka pada Rabu (15/10) oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan ini, merupakan pameran terbesar di Indonesia dengan menghadirkan 1.619 peserta.
Pameran menampilkan tiga zona utama, yaitu produk pangan dan pertanian, produk manufaktur, serta jasa dan gaya hidup.
"Sektor pamerannya ada berbagai macam, ada produk fesyen, manufaktur, ada juga agrikultur, dan lainnya," ujar Roro Esti.
Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) menyebut total transaksi sementara penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 telah mencapai 17,27 miliar dolar AS atau setara Rp286 triliun.
Budi mengatakan perhitungan tersebut didapatkan dari hasil penandatangan nota kesepahaman (MoU) selama dua hari, yakni 15-16 Oktober 2025 antara pelaku usaha Indonesia dengan pembeli atau buyer luar negeri.
"Jadi totalnya itu, sampai hari kedua sekitar 17,27 miliar dolar AS. Ini sampai hari kedua ya. Hari ketiga kan nanti sore dihitung lagi," ujar Budi ditemui di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (17/10).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!