NTT Gairahkan Literasi Digital, Generasi Muda Diajak Bikin Konten Video Inspiratif

Jumat, 17 Okt 2025, 03:30 WIB

KUPANG - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) mendorong generasi muda untuk lebih kreatif dan gemar membaca lewat lomba konten video literasi. Melalui kegiatan ini, Pemprov NTT berharap anak muda tak sekadar menggunakan gawai untuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana berkarya dan menyebarkan semangat literasi ke masyarakat luas.

“Lomba ini bertujuan membuka ruang kreativitas dan menumbuhkan budaya baca di masyarakat. Kami juga ingin mengubah kebiasaan masyarakat dari sekadar menggunakan gawai untuk hiburan menjadi sarana untuk berkarya,” kata Kepala Bidang Layanan dan Pembinaan Perpustakaan Dinas Arpus NTT Chris Pira di Kupang, Kamis.

Ket. Foto: Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT menggelar pembekalan lomba konten video literasi, di Kupang, Kamis (16/10). — Sumber: ANTARA/Yoseph Boli Bataona

Ia menjelaskan lomba tersebut diikuti oleh 50 peserta yang telah diseleksi dari 65 pendaftar dari berbagai kalangan yang telah mengirimkan karya videonya.

Sebelum tahap penilaian akhir, para peserta terlebih dulu mendapatkan pembekalan teknis pembuatan video dari tiga pemateri yang berkompetensi, yaitu pegiat literasi, konten kreator, dan praktisi film.

“Dengan pembekalan ini peserta berkesempatan mendapatkan pengetahuan baru guna memperbaiki dan menyempurnakan konten video yang akan dilombakan nanti,” tambah dia.

Menurut dia, konten video menjadi media komunikasi yang paling mudah diakses dan diminati masyarakat saat ini. Dengan pendekatan visual yang menarik, pesan-pesan literasi dapat disampaikan secara lebih atraktif dan interaktif. Selain itu, budaya membaca juga dapat disebarluaskan kepada generasi muda melalui konten video kreatif di media sosial.

“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya menjadi pengguna informasi, tetapi juga sebagai produsen konten yang edukatif dan bernilai pengetahuan,” katanya.

Ia juga berharap kegiatan ini tidak hanya berfokus pada promosi budaya baca dan perpustakaan, tetapi mampu menumbuhkan kreativitas dan inovasi hingga berdampak pada lingkungan masing-masing peserta.

Chris menambahkan Dinas Arsip dan Perpustakaan NTT berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program inovatif sesuai perkembangan zaman, termasuk menjadikan perpustakaan sebagai ruang kreatif dan layanan publik yang terbuka bagi umum, khususnya menarik minat generasi muda.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.