Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay Usai Pertandingan Piala Dunia

Selasa, 07 Jul 2026, 09:57 WIB

WALTHAM - Kylian Mbappe menyebut seorang senator Paraguay "tercela" dan "tidak layak menduduki jabatannya" setelah senator tersebut melakukan pelecehan rasial terhadapnya di media sosial usai pertandingan babak 16 besar Piala Dunia antara kedua negara pada akhir pekan lalu.

Reaksi Mbappe muncul setelah senator Celeste Amarilla menyerang kapten Timnas Prancis itu usai pertandingan hari Sabtu di Philadelphia, sebuah pertandingan yang penuh ketegangan yang dimenangkan Prancis 1-0.

Ket. Foto: Kylian Mbappe mengatakan senator Paraguay rasis itu "tidak layak" untuk jabatannya. — Sumber: RNZ/ANP

"Nyonya Celeste Amarilla, Anda adalah wanita yang hina dan tidak layak menduduki posisi Anda," tulis Mbappe di X.

"Anda tidak mewakili Paraguay, negara yang telah berjuang dengan penuh semangat dan kehormatan sepanjang kompetisi ini."

"Karena kurangnya kesadaran dan rasisme Anda yang tak terkendali, seluruh dunia telah melupakan perjalanan dan upaya bersejarah tim Anda di Piala Dunia ini," tambahnya.

Amarilla melontarkan pernyataan rasis terhadap Mbappe, dan dalam unggahan lain menyebut bintang Real Madrid itu sebagai "orang Kamerun yang terjajah yang sebenarnya berpura-pura menjadi orang Prancis, pahit, kaya baru, arogan, dan jelek", serta menuduhnya "ketakutan setengah mati" selama pertandingan.

Komentar tersebut telah memicu reaksi marah di Prancis. Menteri olahraga negara itu, Marina Ferrari, menggambarkannya sebagai "menjijikkan, memalukan, dan terlebih lagi tidak dapat diterima karena datang dari seorang politisi".

Mbappe, yang ayahnya berasal dari Kamerun sebelum menetap di Prancis, mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut melalui tendangan penalti di babak kedua, membawa Les Bleus lolos ke perempat final pada hari Kamis ini melawan Maroko.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengutuk "serangan rasis" yang ditujukan kepada kapten timnas Prancis.

"Presiden Republik berdiri bersama Kylian Mbappe dan tim Prancis dalam menghadapi serangan rasis yang ditujukan kepada kapten Bleus," kata Istana Elysee.

Presiden Paraguay telah menulis surat kepada presiden Prancis untuk mengecam pernyataan rasis Amarilla, demikian pula kementerian luar negeri Paraguay, tambah Istana Elysee.

  • Piala Dunia 2026

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Mau Naik Kereta Murah? KAI Daop 2 Siapkan 4.040 Kursi dalam Promo 17 Agustus

Bikin Geger! Polda Jatim Selidiki Motif Pria di Balik Pelemparan Bom Molotov

Mimpi yang Jadi Nyata! Perjuangan Paskibraka Nasional 2026 hingga Berdiri di Istana

Antusias Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Rela Berburu Undangan hingga Siapkan Baju

500 Pendaki Tim Ekspedisi 81 akan Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno

Meriahkan HUT RI, Kemenbud Gelar Cultural Fair Day, Sajikan Ragam Produk dan Karya Budaya

Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok

Pascagempa M6,4 di Simalungun, KAI Divre Sumut Pastikan Jalur Kereta Api Aman

Setu Babakan Adakan Pameran Temporer Tahunan, Hidupkan Mainan Tradisional Betawi

Polisi Gerebek Kasino di Batam, 197 Orang Ditangkap

73 Paskibraka Sulsel Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI.

Dua Pos Lantas Surabaya Diduga Dilempar Molotov, Polisi Amankan Seorang Pria.

Bantuan Sembako Presiden Prabowo Tiba di Maumere untuk Warga Terdampak Gempa.

Karhutla Melanda Hutan Lindung Bangka, Manggala Agni Bergerak Padamkan Api.

Gempa Bumi Guncang NTT, Pemprov Tetapkan Tanggap Darurat hingga 28 Agustus 2026.

Melestarikan Budaya Betawi, Setu Babakan Hadirkan Kembali Permainan Tradisional.

Dua Siswa Olimpiade Sains Papua Pegunungan Raih Beasiswa ke IPB dan SMA Taruna Surabaya.

Menuju Pemilu 2029, Voxstream dan ADKASI Bahas Sinergi Politik Berbasis Data

Gempa Bumi M6,1 Melanda Lepas Pantai Vanuatu di Pasifik Selatan

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.