Joji Akhiri Hiatus Tiga Tahun Lewat Single Melankolis Pixelated Kisses

Jumat, 17 Okt 2025, 16:15 WIB

JAKARTA – Musisi asal Jepang, Joji, kembali mencuri perhatian dunia musik dengan merilis single terbaru bertajuk “Pixelated Kisses”. Lagu ini menjadi karya perdananya setelah tiga tahun hiatus dari industri musik, menandai babak baru dalam perjalanan kariernya.

Sebelum ini, Joji terakhir merilis album studio ketiganya “SMITHEREENS” pada tahun 2022. Album tersebut sukses besar, menembus posisi kelima di tangga lagu Billboard 200, dan memperkuat posisinya sebagai salah satu musisi alternatif paling berpengaruh di generasinya.

Ket. Foto: — Sumber: Tunefind

Dalam “Pixelated Kisses”, Joji kembali menghadirkan warna khasnya: melodi lembut berpadu lirik melankolis. Lagu ini mengangkat tema jarak, kerinduan, dan koneksi emosional yang terdistorsi oleh waktu dan teknologi, menggambarkan hubungan yang terpisah namun masih terasa hidup dalam ingatan.

Menariknya, rilisan ini menjadi debut pertama Joji di bawah label independennya sendiri, Palace Creek. Langkah ini menandai peralihan besar setelah sebelumnya ia bernaung di bawah 88rising, label yang berperan besar membesarkan namanya di kancah internasional.

Keputusan Joji untuk berdiri sendiri dianggap sebagai bentuk kebebasan artistik dan eksplorasi musikal yang lebih personal. Banyak penggemar menilai langkah ini sebagai evolusi alami bagi musisi yang dikenal selalu menghadirkan karya introspektif dan jujur.

Kembalinya Joji juga menjadi kabar menggembirakan bagi penggemar yang sempat khawatir akan kondisi kesehatannya. Pada November 2023, ia sempat membatalkan sisa tur konsernya karena alasan kesehatan, dan sejak itu memilih untuk rehat dari sorotan publik.

“Pixelated Kisses” hadir sebagai simbol kebangkitan dan penyembuhan bagi Joji. Lagu ini tak hanya menunjukkan bahwa dirinya siap kembali berkarya, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai musisi yang mampu menyentuh perasaan pendengarnya lewat kesederhanaan dan kejujuran.

Dengan rilisan ini, Joji menegaskan bahwa tiga tahun diam bukan berarti kehilangan arah. Sebaliknya, ia kembali dengan identitas musikal yang lebih matang dan penuh makna, membawa penggemarnya larut dalam suasana nostalgia dan keintiman khas yang selalu menjadi ciri khasnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.