Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Inovasi Hijau Nasional, Perusahaan Perkebunan Ini Dorong Kolaborasi Industri dan Akademisi

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 15:49 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Perkuat Inovasi Hijau Nasional, Perusahaan Perkebunan Ini Dorong Kolaborasi Industri dan Akademisi Doc: istimewa
Ket. Diskusi Inovasi Hijau dari Indonesia untuk Dunia, diselenggarakan oleh PT Eagle High Plantations Tbk, di St. Regis Jakarta, 16 Oktober 2025, dengan Narasumber Henderi Djunaedi (CEO EHP), Prof. Bayu Krisnamurthi, dan Moh. Bijaksana Junerosano

JAKARTA—Upaya mendorong inovasi hijau terus dilakunan oleh perusahaan perusahaan sektor perkebunan. Kali ini dilakunan okeh PT. Eagle High Plantations Tbk (BWPT) yang menegaskan komitmennya 

terhadap keberlanjutan dengan menggelar diskusi bertajuk “Inovasi Hijau dari Indonesia untuk Dunia” 

di The St. Regis Jakarta, Kamis (16/10).

Adapun kegiatan ini menjadi ajang kolaboratif bagi pelaku industri, akademisi, dan komunitas lingkungan untuk memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem inovasi hijau nasional.

Dalam diskusi tersebut, para pembicara sepakat bahwa inovasi hijau bukan semata persoalan teknologi, melainkan wujud kemauan bangsa untuk beradaptasi dan berkolaborasi demi masa depan yang berkelanjutan. Indonesia dinilai memiliki modal besar berupa sumber daya alam, talenta muda, serta lembaga riset yang kuat. Tantangannya kini adalah bagaimana seluruh pemangku kepentingan 

dapat bekerja bersama untuk mengubah potensi tersebut menjadi kekuatan nyata.

Henderi Djunaidi, CEO Eagle High Plantations, menegaskan bahwa sektor swasta memiliki peran penting dalam menciptakan solusi berkelanjutan yang aplikatif. “Inovasi hijau harus menjadi bagian integral dari strategi bisnis. Melalui riset, teknologi, dan kolaborasi lintas generasi, kita dapat 

menghadirkan perubahan yang signifikan bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Mohamad Bijaksana Junerosano menyoroti pentingnya memperkuat ekosistem inovasi 

yang berkesinambungan. “Inovasi lingkungan bukan hanya tentang mengurangi emisi, tetapi juga 

tentang mengubah paradigma bahwa limbah dapat menjadi sumber nilai baru bagi ekonomi hijau,”jelasnya.

Dari sisi akademisi, Prof. Dr. Bayu Krisnamurthi menekankan bahwa inovasi hijau perlu menjadi bagian 

dari transformasi sistemik bangsa. “Inovasi hijau bukan hanya tentang teknologi baru, tetapi juga tentang solusi untuk mengatasi masalah dan berkontribusi pada kelestarian kehidupan secara global, tanpa kehilangan akarnya di masyarakat lokal. Itulah sebabnya kita perlu memberi apresiasi atas usaha yang dilakukan EHP hari ini,” ungkapnya.

Diskusi tersebut menyimpulkan bahwa keberhasilan inovasi tidak hanya diukur dari kecanggihan teknologi, tetapi dari seberapa besar dampak sosial dan lingkungan yang dihasilkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.