Integrasi Pengembangan Kota dan Moda Massal Dikenalkan

Kamis, 16 Okt 2025, 01:10 WIB

JAKARTA -  Pemprov Jakarta mulai memperkenalkan konsep pengembangan perkotaan yang terintegrasi dengan transportasi publik (Transit Oriented Development/TOD) kepada masyarakat. Perkenalan dilakukan melalui perhelatan “Jakarta Innovation Days (JID) 2025” 21-25 Oktober. 

“Inilah salah satu alasan JID 2025 diadakan di Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Selatan,” tutur Kepala Pusat Riset dan Inovasi Daerah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemerintah Provinsi Jakarta, Andhika Ajie, Rabu (15/10).

Ket. Foto: Bus Transjakarta berhenti di Halte Dukuh Atas, Jakarta, Jumat (7/2/2025). — Sumber: ANTARA/Fauzan

Menurutnya, kegiatan ini juga sekaligus menghidupkan kawasan Dukuh Atas, yang akan menjadi kawasan TOD. Kawasan TOD menjadi simbol keterhubungan dan integrasi yang dapat dicapai dalam waktu 15 menit. Ini menjadi bagian dari 40 program percepatan (quick wins) dalam 100 hari kerja Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno.

“Enak kalau ke depannya tinggal di kawasan TOD karena akses mudah, bisa dicapai dalam 15 menit. Mau ke convenience store atau ke minimarket bisa dekat. Ke mana-mana dekat seperti mal atau kantor,” ujar Andhika.
Jakarta telah mulai menerapkan konsep TOD melalui pemanfaatan titik-titik stasiun atau halte transportasi publik termasuk di kawasan Dukuh Atas.

Kawasan tersebut kini menjadi ruang temu bagi seluruh moda transportasi di Jakarta yakni Moda Raya Terpadu (MRT), Lintas Raya Terpadu (LRT), Transjakarta, Commuter Line, dan kereta bandara. Selain itu, terdapat area pedestrian di Jalan Blora untuk mendukung fungsi transit Stasiun MRT Dukuh Atas dan Stasiun Sudirman.

Kawasan Terbuka

Tahun-tahun sebelumnya, JID dilaksanakan di beberapa tempat. Misalnya, tahun 2022 dan 2023 diadakan di Balai Kota Jakarta. Sedangkan tahun 2024 di Balai Sudirman, Jakarta.

”Untuk saat ini sengaja dilaksanakan di kawasan lebih terbuka agar masyarakat mudah ikut acara JID,” ujar Andhika Ajie.

Dia menyatakan bahwa Dukuh Atas adalah ruang temu moda transportasi. “Kawasan itu merupakan salah lokasi quick wins atau program percepatan Gubernur Jakarta,” katanya. Acara JID 2025 nantinya diadakan di beberapa lokasi. Misalnya, di Jembatan Penyeberangan Multifungsi Dukuh Atas, Transport Hub, Agora Mall, Jalan Tanjung Karang, Terowongan Kendal, Sport Budaya Dukuh Atas serta di Jalan Blora dan Thamrin 9 Ballroom.

Semua acara dapat diikuti secara gratis. Lokasinya sangat terbuka dan panitia berupaya supaya tidak mengganggu masyarakat. Andhika menjanjikan diskusi yang menjadi bagian dari acara akan dibuat lebih semarak karena salah satunya diadakan di kafe. Selain diskusi, pameran inovasi dari para peserta juga akan ditampilkan selama JID 2025.

JID merupakan ruang kolaborasi antarpemangku kepentingan, baik pemerintah, akademisi, swasta, maupun masyarakat untuk mendorong inovasi-inovasi bagi pembangunan Jakarta. Andhika berpendapat acara ini menjadi strategis mengingat Jakarta akan menjadi kota global di mana riset dan pembangunan merupakan salah satu tulang punggung dari indikator sebuah kota global. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.