- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Yakin Teheran Izinka...
Trump Yakin Teheran Izinkan Inspektur IAEA Masuk Iran
Kamis, 25 Jun 2026, 01:00 WIBWASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, pada Selasa (23/6) waktu Washington bersikeras bahwa Iran akan mengizinkan inspektur nuklir masuk ke negara itu meskipun Teheran membantahnya.
Trump mengatakan para inspektur nuklir tersebut akan berada di lapangan pada waktu yang tepat.
Berbicara kepada para wartawan, Trump menepis klaim Iran yang menyatakan tidak ada kunjungan terjadwal bagi inspektur dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA), meskipun sebelumnya Wakil Presiden AS JD Vance mengumumkan bahwa Iran telah setuju untuk mengizinkan inspektur nuklir kembali memasuki negara tersebut.
âMereka salah. Mereka salah. Mereka tahu bahwa mereka salah,â kata Trump. âMereka sudah memberi tahu kami secara internal dan kami yakin 100 persen, akan ada inspeksi,â kata Trump.
âJika mereka benar, saya akan membatalkan pertemuan-pertemuan itu sekarang juga,â tambahnya.
Saat ditanya kapan para inspektur akan diizinkan memasuki Iran, Trump menjawab, âPada waktu yang tepat. Tidak perlu terburu-buru.â Jelas Trump.
âKami sedang membuat kesepakatan luar biasa dengan Iran. Kami membuat kesepakatan yang akan menjaga keamanan negara kami dan dunia, karena kami tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir, dan mereka tahu itu, serta mereka setuju dengan hal tersebut,â kata Trump.
Sementara itu, Wapres JD Vance, Senin (22/6) mengatakan bahwa Iran telah menyetujui untuk mengizinkan inspektur nuklir kembali masuk ke negara itu.
Namun, Kementerian Luar Negeri Iran membantah telah membuat komitmen baru apa pun terkait program nuklir mereka maupun inspeksi internasional.
Secara terpisah, dalam pidatonya di Pennsylvania, Trump kembali menegaskan bahwa Iran telah sepakat untuk âtidak pernah memiliki senjata nuklirâ.
âKami meninggalkan mereka tanpa kapasitas nuklir apa pun, dan mereka telah menyetujui hal itu. Hubungan kami juga berjalan cukup baik. Meskipun, jika Anda membaca media berita palsu, Anda tidak akan pernah mengetahuinya,â kata Trump.
âKami baru saja mencapai kesepakatan damai bersejarah dengan Iran untuk mengakhiri konflik di Selat Hormuz,â kata Trump.
Trump juga mengeklaim bahwa tercipta rekor 19 juta barel minyak melintasi Selat Hormuz pada hari Senin.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rupiah Melemah, Konflik Timur Tengah hingga Lonjakan Harga Minyak Guncang Ekonomi Indonesia
-
Aturan Perlindungan UMKM Terbit, Ekosistem Marketplace Dipaksa Lebih Adil
-
JD Vance: Kekuatan Militer Bukan Solusi
-
Gubernur NTT Pastikan Larangan Isi BBM bagi Penunggak Pajak Tetap Diberlakukan
-
Tanpa Kepastian Hukum, Indonesia Hanya Jadi Pasar, Bukan Tujuan Investasi
-
AS Bantu Cari Korban Pascagempa Venezuela
-
Targetkan Tampung 2.500 Mahasiswa di Akhir 2026, ITSB Incar Status Research University
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.